Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Trump: Hancurkan Iran demi Perdamaian Global

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa menghancurkan Iran merupakan langkah yang mungkin dilakukan untuk menciptakan perdamaian dunia, menolak tawaran negosiasi dari Teheran.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 23.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Trump: Hancurkan Iran demi Perdamaian Global📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan bahwa aksi militer untuk menghancurkan Iran bukanlah hal yang mustahil, melainkan opsi strategis yang tetap terbuka. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan TIME Magazine, yang menggambarkan sikap tegas Washington terhadap kebijakan Iran di kawasan Timur Tengah. Trump menekankan bahwa keberadaan Iran menjadi penghambat utama tercapainya stabilitas global.

Ia menyatakan bahwa tanpa eksistensi Iran, dunia akan lebih aman dan damai. "Memusnahkan Iran adalah kunci untuk menciptakan perdamaian dunia," tegas Trump, menegaskan keyakinannya bahwa konflik regional yang melibatkan Iran tidak akan berakhir selama negara itu tetap berada dalam posisi kuat. Pernyataan ini merupakan kelanjutan dari sikap keras yang sering diungkapkan selama masa jabatannya.

Trump tetap membuka kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk menyelesaikan krisis dengan Iran, meskipun proses diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada keadaan dan respons Teheran terhadap tuntutan AS. Namun, hingga kini, negosiasi antara kedua negara mengalami kebuntuan, tanpa kemajuan signifikan dalam menyelesaikan ketegangan.

Salah satu isu utama yang memperparah ketegangan adalah penutupan Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital perdagangan dunia. Iran baru-baru ini mengusulkan pembukaan sementara selama tujuh hari sebagai langkah membangun kepercayaan. Namun, proposal tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak AS, yang tetap menekankan keberadaan Iran sebagai ancaman strategis.

Tujuan utama dari pernyataan Trump adalah menunjukkan komitmen AS terhadap keamanan nasional dan kepentingan global, sekaligus menekan Iran melalui retorika yang keras. Dengan menekankan bahwa perdamaian hanya bisa terwujud jika Iran dihilangkan dari peta geopolitik, ia menggambarkan pendekatan yang bersifat deterministik terhadap konflik regional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya