Trump Serukan Revitalisasi Minyak Laut Utara untuk Hindari Krisis Energi Inggris
Donald Trump menegaskan Inggris menghadapi ancaman bencana akibat kenaikan biaya energi dan kebijakan net zero, serta mendorong pemanfaatan cadangan minyak dan gas di Laut Utara.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggarisbawahi kondisi kritis yang sedang dihadapi Inggris, menyebut negara tersebut berada di ambang kehancuran akibat lonjakan biaya energi, kebijakan transisi energi net zero, dan tekanan akibat arus migrasi besar-besaran. Pernyataan tegas ini disampaikan dalam wawancara dengan media GB News, yang menyoroti ketegangan baru dalam hubungan bilateral antara AS dan Inggris, terutama terkait perbedaan kebijakan domestik dan eksternal. Trump menekankan bahwa situasi saat ini tidak dapat dianggap biasa, melainkan merupakan tanda peringatan serius bagi pemerintah Inggris.
Ia menilai biaya energi di Inggris telah melonjak hingga tiga hingga empat kali lipat dari angka wajar, yang berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi. Trump, yang selama ini memandang perubahan iklim sebagai isu yang direkayasa, kembali mengkritik kebijakan penghentian penggunaan bahan bakar fosil. Menurutnya, transisi energi yang dilakukan Inggris terlalu cepat dan tidak realistis, tanpa mempertimbangkan ketersediaan sumber energi alternatif yang andal.
Dalam pandangannya, solusi jangka pendek dan praktis terletak pada pemanfaatan cadangan minyak dan gas alam yang melimpah di Laut Utara. Trump mendesak pemerintah Inggris untuk segera memberikan izin bagi dua proyek besar di wilayah tersebut, sebagai upaya mencegah krisis energi yang lebih dalam. Ia menekankan bahwa energi fosil tetap menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional, terutama dalam kondisi ketegangan global yang terus berlangsung.
Saat ini, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham sedang mempertimbangkan rencana pemberian izin untuk proyek-proyek tersebut. Pemerintahnya menyatakan akan mengadopsi pendekatan yang lebih pragmatis dalam transisi energi, namun tetap mempertahankan komitmen jangka panjang terhadap penggunaan energi bersih. Keputusan ini diharapkan bisa menyeimbangkan antara kebutuhan energi domestik dan target pengurangan emisi secara bertahap.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


