Trump Ucapkan Kebahagiaan atas Kepulangan Harry dan Meghan ke Inggris
Presiden AS Donald Trump menyatakan kepuasan atas kepulangan Pangeran Harry dan Meghan Markle ke Inggris, menegaskan tidak menjadi penggemar keduanya dan menilai mereka tidak menghormati keluarga kerajaan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 13.49 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kelegaan atas keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali ke Inggris setelah lebih dari enam tahun tinggal di Amerika Serikat. Dalam pernyataan kepada awak media di kantor Oval, Trump menyebut bahwa dirinya tidak memiliki ketertarikan khusus terhadap pasangan tersebut, bahkan secara terbuka menyatakan tidak menjadi penggemar mereka.
Trump menyoroti sikap Meghan Markle yang dinilainya tidak menghargai institusi keluarga kerajaan. Ia menegaskan bahwa aktres asal AS dan suaminya telah memperlakukan keluarga kerajaan dengan sikap yang tidak patut, termasuk terhadap Ratu dan Raja Charles. Menurutnya, jika dirinya bagian dari keluarga kerajaan, ia tidak akan menerima kembali Harry yang telah meninggalkan tugasnya secara resmi.
Namun, Trump menegaskan bahwa hubungan dengan keluarga kerajaan Inggris tetap harmonis. Ia menyebut hubungan dengan Ratu sangat baik, serta menyampaikan penghargaan tinggi terhadap Raja Charles, yang ia sebut sebagai pria hebat dan berintegritas tinggi. Trump bahkan menegaskan telah mengenal Charles sejak lama, menunjukkan kedekatan yang dibangun selama masa jabatannya.
Kepulangan Harry dan Meghan ke Inggris menjadi tonggak penting dalam perjalanan mereka setelah mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020. Mereka memilih tinggal di California untuk membangun kehidupan mandiri, namun kini kembali ke tanah kelahiran Harry sebagai langkah baru dalam kehidupan pribadi dan profesional mereka.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

