Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

UMW Kendari Bentuk Satgas Pencegah Kekerasan dengan Bantuan Polda Sultra

Fakultas Sains dan Teknologi UMW Kendari gelar sosialisasi bersama Polda Sultra untuk cegah bullying, narkoba, dan kriminalitas di kampus.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 19.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
UMW Kendari Bentuk Satgas Pencegah Kekerasan dengan Bantuan Polda Sultra
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari resmi meluncurkan langkah strategis dalam membangun lingkungan akademik yang bebas kekerasan dan berintegritas. Kegiatan ini dilaksanakan di aula USCE UMW pada Selasa, 11 Agustus 2026, dengan melibatkan Direktorat Binmas Polda Sulawesi Tenggara sebagai mitra utama. Fokus utama kegiatan adalah edukasi menyeluruh terkait pencegahan perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta penguatan sikap anti-kriminalitas di kalangan mahasiswa.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek dan LLDikti. Rektor UMW, Prof. Dr. Ratna Umi Nurlila, menekankan bahwa pemahaman terhadap nilai-nilai positif harus diikuti dengan tindakan nyata. Ia menegaskan bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang berkelanjutan.

Kombes Pol. Suharman Sanusi, Dirbinmas Polda Sultra, menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara lembaga keamanan dan pendidikan. Ia menilai dialog edukatif antar institusi sangat penting untuk menekan tren kenakalan remaja yang berpotensi menimbulkan dampak sosial luas. Dengan kolaborasi ini, pihak kepolisian berharap terjadi penurunan signifikan terhadap kasus bullying dan penyalahgunaan narkoba di jenjang pendidikan tinggi.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Titi Purnama, menjelaskan bahwa program ini telah dirancang sejak 2025 dengan pendekatan holistik. Fokusnya bukan hanya pada penyerapan ilmu, tetapi juga pada pembentukan moral dan etika mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pencegah kekerasan hanyalah langkah awal dari komitmen jangka panjang untuk menciptakan kampus yang aman, sehat, dan berkepribadian kuat.

Melalui pendekatan kolaboratif, UMW Kendari berharap mahasiswa mampu menginternalisasi pesan pencegahan dan menjadi agen perubahan di lingkungan akademik maupun masyarakat luas. Dengan dukungan Polda Sultra, harapan besar terwujud: terciptanya generasi muda yang tangguh secara intelektual dan moral, serta mampu menjaga integritas dan keamanan kampus secara bersama-sama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya