Usaha Kue Rumahan Jadi Produktif, Dermiyanti Dorong Ekonomi Lokal
Dari modal awal Rp2 juta, Dermiyanti kini mampu memproduksi 3.000 bolu harian melalui pendampingan berkelanjutan dari PNM Mekar.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 07.45 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Dermiyanti, pelaku usaha mikro dari Sulawesi Tenggara, berhasil mengubah usaha kue rumahan menjadi produksi skala menengah berkat dukungan permodalan dan pendampingan berkelanjutan. Awalnya, ia memulai dari dapur kecil dengan kapasitas produksi terbatas, namun dengan tekad dan konsistensi, usahanya perlahan berkembang. Pada 2014, ia memulai aktivitas produksi kue secara mandiri, meski belum memiliki jaringan pasar yang luas.
Keberhasilan besar dimulai pada 2018 ketika ia menjadi nasabah PNM Mekar dan menerima pinjaman awal sebesar Rp2 juta. Dengan dana tersebut, ia mampu memperluas kapasitas produksi dan memperbaiki kualitas produk. Melalui proses pendampingan yang terus-menerus, modal usaha terus meningkat hingga mencapai hampir Rp10 juta, yang menjadi fondasi penting dalam menjaga kelangsungan dan pertumbuhan usaha.
Pendampingan tidak hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga pelatihan dan akses ke wawasan baru. Pada 2024, Dermiyanti diberi kesempatan mengikuti studi banding ke Bogor, tempat ia memperoleh inspirasi baru dalam pengolahan bahan baku dan inovasi resep. Pengalaman ini menjadi pemicu perbaikan proses produksi dan meningkatkan daya saing produk di pasar lokal.
Kini, rumah produksi miliknya mampu menghasilkan hingga 3.000 bolu setiap hari, menyerap tenaga kerja lokal, dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian di wilayah sekitar. Kisahnya menjadi bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, usaha kecil berpotensi tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


