Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Wanita Rusia Ditangkap Bawa 32 Iguana Laut Ilegal di Bandara Ekuador

Seorang warga negara Rusia ditahan di Quito karena menyelundupkan 32 ekor iguana laut Galapagos dari Kepulauan Galapagos ke Islandia melalui koper tersembunyi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Wanita Rusia Ditangkap Bawa 32 Iguana Laut Ilegal di Bandara Ekuador
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang perempuan warga negara Rusia diamankan oleh petugas keamanan Bandara Internasional Mariscal Sucre, Quito, pada Sabtu (29/8), dalam operasi penyelundupan satwa dilindungi. Ia kedapatan membawa 32 ekor iguana laut asal Kepulauan Galapagos yang disembunyikan di dalam delapan wadah plastik yang terletak di dalam koper. Hewan-hewan tersebut diduga akan dikirim ke Islandia, dengan rencana perjalanan yang melibatkan penerbangan internasional.

Kondisi iguana saat ditemukan sangat memprihatinkan, dengan sebagian besar menunjukkan tanda-tanda dehidrasi berat dan kelemahan fisik. Tim medis hewan segera melakukan penanganan darurat dan membawa seluruh ekor iguana ke pusat konservasi untuk rehabilitasi. Kementerian Lingkungan Hidup Ekuador menyatakan bahwa semua satwa tersebut berada dalam status perlindungan tingkat tinggi dan tidak boleh diperdagangkan secara komersial.

Pelaku kini menghadapi dakwaan atas dugaan perdagangan satwa liar ilegal, yang dapat dihukum maksimal tiga tahun penjara jika terbukti bersalah. Penyelundupan ini juga melanggar peraturan internasional karena iguana laut Galapagos termasuk dalam Appendix I CITES sejak Maret 2026, yang melarang segala bentuk perdagangan internasional tanpa izin khusus. Organisasi pengawas perdagangan satwa, TRAFFIC, mencatat spesies ini kerap menjadi target utama jaringan perdagangan ilegal.

Ini merupakan kasus kedua yang berhasil diungkap otoritas Ekuador pada tahun 2026. Sebelumnya, pada 19 Mei, tiga warga negara Thailand ditangkap di Bandara Guayaquil karena membawa 12 iguana laut dalam tiga koper menuju Eropa. Dalam insiden itu, dua ekor iguana dinyatakan meninggal, sedangkan 10 lainnya berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke habitat aslinya di Kepulauan Galapagos, yang telah menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1979.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya