Waskita Catat Pendapatan Naik 54%, Tapi Rugi Tetap Membengkak di Semester Pertama 2026
Waskita Karya mencatat kenaikan pendapatan 53,73% pada sembilan bulan pertama 2026, namun tetap rugi bersih Rp2,87 triliun akibat beban membengkak dan ekuitas negatif.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.23 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 218x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pertumbuhan pendapatan Waskita Karya (WSKT) pada periode Januari–September 2026 mencapai 53,73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan total pendapatan usaha mencapai Rp8,13 triliun. Kenaikan ini didorong dominan oleh kontribusi segmen jasa konstruksi yang melonjak 71,46% menjadi Rp6,45 triliun, disusul pertumbuhan pendapatan jalan tol sebesar 14,93% menjadi Rp987,74 miliar. Kementerian Pekerjaan Umum tetap menjadi klien utama dengan kontribusi pendapatan mencapai Rp3,91 triliun, naik empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski pendapatan melonjak, laba kotor perseroan justru turun 2,09% menjadi Rp959,44 miliar karena beban pokok pendapatan membengkak menjadi Rp7,17 triliun dari Rp4,31 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Akibatnya, margin laba kotor menurun menjadi 11,81%, jauh di bawah 18,54% pada semester pertama 2025. Beban keuangan tetap menjadi beban utama dengan posisi Rp2,79 triliun, hampir tak berubah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara kerugian dari entitas asosiasi dan ventura mencapai Rp149,41 miliar.
Dari sisi neraca, total aset Waskita tercatat Rp73,07 triliun pada 30 September 2026, naik 3,30% dari akhir 2025, namun total liabilitas meningkat 7,41% menjadi Rp72,03 triliun. Hal ini menyebabkan ekuitas perseroan anjlok 71,71% menjadi Rp1,04 triliun, dengan ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat negatif sebesar Rp3,34 triliun, memburuk dari posisi negatif Rp1,03 triliun pada akhir 2025. Arus kas operasi masih negatif sebesar Rp1,14 triliun, sementara arus kas investasi menyerap Rp1,17 triliun.
Manajemen Waskita menyatakan bahwa akumulasi defisit kumulatif telah mencapai Rp20,80 triliun, dengan liabilitas jangka pendek yang melebihi aset lancar sebesar Rp12,48 triliun. Untuk menstabilkan kondisi keuangan, perseroan menjalankan delapan inisiatif utama, termasuk divestasi bertahap aset tol, pemanfaatan penjaminan pemerintah, serta restrukturisasi utang melalui Master Restructuring Agreement (MRA). Pembayaran Tranche A dan B telah dilakukan, menyisakan pokok utang sebesar Rp2,154 triliun dan Rp21,736 triliun masing-masing.
Restrukturisasi obligasi PUB III Tahap IV Tahun 2019 telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 3 September 2026, sehingga seluruh proses restrukturisasi obligasi non-penjaminan yang terkait dengan empat Perjanjian Wali Amanat telah selesai. Fasilitas Kredit Modal Kerja Penjaminan (KMKP) tercatat sebesar Rp5,06 triliun, sementara klaim penjaminan atas Obligasi III Tahun 2021 sebesar Rp722 miliar telah diajukan pada 25 September 2026.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Saudi Percepat Proyek Pipa Minyak untuk Atasi Ketergantungan Hormuz
Arab Saudi mempercepat ekspansi pipa minyak mentah East-West hingga kapasitas 10 juta barel per hari demi mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz yang terganggu akibat konflik regional.
26 Oktober 2026

Topan Champi Rusak Infrastruktur Taiwan, Ratusan Terluka dan Ribuan Dievakuasi
Topan Champi melanda Taipei pada malam Jumat (23/10/2026), menyebabkan satu korban tewas, lebih dari 500 luka, ribuan warga dievakuasi, dan listrik padam untuk lebih dari 77 ribu rumah.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Dandong, China, melalui jembatan baru di Sungai Yalu, menandai pertemuan diplomatik penting menjelang peringatan perang Korea.
25 Oktober 2026

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Jasa Marga kembali lakukan pemeliharaan rutin jalan tol secara terjadwal untuk jaga keandalan infrastruktur dan minimalkan gangguan perjalanan pengguna.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

