Wilayah Sulawesi Tenggara Terancam Kekeringan Akibat El Nino
BMKG memetakan 14 kabupaten di Sulawesi Tenggara berisiko mengalami kekeringan akibat dampak El Nino, dengan fokus pada daerah rawan krisis air bersih dan pertanian.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 07.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - BMKG telah mengidentifikasi 14 kabupaten di Sulawesi Tenggara yang berpotensi mengalami kondisi kekeringan akibat fenomena El Nino yang sedang berlangsung. Daerah-daerah tersebut tersebar di wilayah pesisir dan pegunungan, dengan tingkat risiko tinggi terhadap penurunan curah hujan dan ketersediaan air tanah. Kondisi ini diperparah oleh siklus musim kemarau yang lebih panjang dan intensitas hujan yang menurun secara signifikan sejak awal tahun.
Berdasarkan pemantauan, empat kabupaten di antaranya—Buton, Muna, Konawe, dan Kolaka—diprediksi mengalami dampak paling parah, terutama di sektor pertanian dan kebutuhan air bersih. Petani di wilayah tersebut telah melaporkan penurunan produktivitas tanaman pangan akibat tanah kering dan keterlambatan masa tanam. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton menyatakan bahwa sekitar 3.500 hektar lahan pertanian terancam gagal panen jika tidak ada intervensi cepat.
BMKG menekankan pentingnya langkah antisipatif dari pemerintah daerah, termasuk penyaluran air dari reservoir, pembangunan sumur bor, dan sosialisasi pengelolaan air secara efisien kepada masyarakat. Koordinasi antarinstansi dinilai krusial untuk mencegah krisis air bersih, terutama di desa-desa terpencil yang minim akses infrastruktur.
Tujuan utama pemetaan ini adalah memberikan dasar kebijakan bagi pemerintah daerah dalam merancang respons krisis yang tepat sasaran. Dengan data yang akurat, langkah mitigasi bisa dilakukan lebih awal, meminimalkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. BMKG tetap memantau perkembangan El Nino secara berkala dan akan memperbarui peta risiko sesuai kondisi aktual.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


