11 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Sama Angkatan dengan Wakapolda Metro Jaya
Sebanyak 11 Kapolda di Indonesia merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994, satu angkatan dengan Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 09.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Dalam struktur kepemimpinan kepolisian nasional, terdapat 11 Kapolda yang berasal dari angkatan Akpol 1994, seangkatan dengan Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Mereka telah menempuh karier panjang dalam institusi Polri dan kini menjabat di wilayah strategis seperti Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Maluku. Salah satu di antaranya, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, kini menjabat Kapolda Sumatera Utara, sementara Irjen Pol Pipit Rismanto memimpin Polda Jawa Barat.
Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, juga termasuk dalam kelompok alumni Akpol 1994 yang kini mengemban jabatan strategis di wilayah timur Indonesia. Di sisi lain, Komjen Pol Asep Edi Suheri, yang menjabat Kapolda Metro Jaya, merupakan teman satu angkatan dengan Dekananto. Posisi ini menempatkan Kapolda Metro Jaya sebagai satu-satunya jabatan dengan pangkat jenderal bintang tiga, sementara Wakapolda berpangkat jenderal bintang dua.
Mutasi terbaru yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui tiga Surat Telegram Kapolri (Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026) pada 30 Agustus 2026 menghadirkan dua kapolda baru. Irjen Pol Yudho Hermanto dilantik sebagai Kapolda Sulawesi Utara, sementara Brigjen Pol Hengki Haryadi menjabat Kapolda Papua Barat Daya.
Total jumlah Kapolda di seluruh Indonesia mencapai 36, sesuai dengan hasil mutasi yang mencakup 424 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Proses rotasi, promosi, dan penempatan jabatan ini dilakukan secara sistematis untuk memperkuat kinerja institusi di tingkat daerah. Semua perubahan jabatan tersebut berdasarkan evaluasi kinerja dan kebutuhan operasional kepolisian di masing-masing wilayah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pameran Sejarah Tibet 1987–1989 Tampilkan Kekerasan dan Perlawanan Rakyat
Pameran di Dharamshala menggambarkan peristiwa kelam di Lhasa 1987–1989 melalui dokumentasi visual, kesaksian saksi mata, dan bukti kekerasan militer yang menimpa rakyat Tibet.
25 September 2026

Gugatan Ijazah Gibran Di MK: Soal Konstitusi, Bukan Hanya Persyaratan Pendidikan
Gugatan di MK soal ijazah Gibran menyoroti dugaan pasal selundupan dalam PKPU Pilpres 2024, bukan sekadar keabsahan dokumen pendidikan.
25 September 2026

BaraJP Minta MK Tolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
BaraJP menegaskan pentingnya menjaga kepastian hukum dan finalitas hasil pemilu dengan meminta MK menolak gugatan terkait ijazah Wapres Gibran.
25 September 2026

Sidang Cerai Sara dan Demian Berpotensi Diputus Verstek
Sidang perdana gugatan cerai Sara Wijayanto terhadap Demian Aditya berpotensi diputus secara verstek akibat ketidakhadiran tergugat tanpa alasan sah.
25 September 2026
Berita Lainnya

Macklemore Gelar Tur Mandiri Dukung Palestina Pasca Didepak dari Tur Ed Sheeran
Jumat, 25 September 2026, 09.29 WITA

Pakistan Tugaskan Jenderal Pensiunan Jadi Sekjen Pertama Pakta Mekkah
Jumat, 25 September 2026, 09.12 WITA

Presiden Suriah Goda Trump dengan New Jersey dalam Pembicaraan Golan
Jumat, 25 September 2026, 09.12 WITA

Jepang Kuatkan Rantai Pasok Pertanian dengan Teknologi dan Koperasi
Jumat, 25 September 2026, 09.09 WITA

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis dan ABK Hilang
Jumat, 25 September 2026, 09.05 WITA

AS Perpanjang Ketergantungan pada China untuk Mineral Langka
Jumat, 25 September 2026, 09.05 WITA

Paus Sperma Betina Terdampar di Ternate Ditangani Tim KKP
Jumat, 25 September 2026, 09.04 WITA

PDIP Usulkan Ambang Batas 6 Persen dan Pemilu Terpisah
Jumat, 25 September 2026, 09.03 WITA

