21 Perusahaan Terkena Segel Akibat Karhutla Ratusan Hektar
Dua puluh satu perusahaan terkena segel karena aktivitas yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi Tenggara, menimbulkan kerusakan lebih dari 150 hektar.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 Foto lokal iNarasikitaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Sulawesi Tenggara telah menindak tegas 21 perusahaan yang terbukti menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui tindakan penyegelan terhadap operasionalnya. Aksi ini dilakukan setelah hasil investigasi menunjukkan keterlibatan langsung perusahaan dalam pembukaan lahan secara ilegal, khususnya di wilayah rawan kebakaran. Total luas lahan yang terbakar mencapai lebih dari 150 hektar, menimbulkan dampak lingkungan dan sosial yang signifikan.
Penyegelan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk mencegah kebakaran berulang dan menegakkan aturan perlindungan lingkungan. Seluruh perusahaan yang terkena sanksi diharuskan menghentikan aktivitas operasional hingga memenuhi syarat pencegahan dan penanggulangan karhutla sesuai regulasi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa tindakan penyegelan bukan sekadar hukuman, tetapi langkah preventif untuk menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem. “Kami tidak akan kompromi terhadap pelanggaran yang mengancam lingkungan. Segel ini menjadi peringatan bagi pelaku lain agar tidak mengulangi kesalahan,” ujar dia.
Pemerintah juga memperkuat pengawasan melalui pemantauan satelit dan patroli lapangan rutin. Dengan pendekatan berbasis data dan koordinasi lintas sektor, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisasi. Tujuan utamanya adalah menjaga kualitas udara, mencegah kerusakan lahan, serta memastikan keberlanjutan ekonomi berbasis lingkungan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Kendari Ungguli Daerah Lain dalam Literasi Keuangan Anak
Kota Kendari dinobatkan sebagai kota terbaik dalam implementasi program KEJAR, menunjukkan keberhasilan dalam membangun literasi keuangan sejak usia dini melalui pendekatan berkelanjutan dan kolaboratif.
25 Oktober 2026
BPBD Sultra Siagakan 24 Jam Hadapi Bencana Musim Hujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tenggara siaga penuh selama musim hujan, siapkan mobil tangki dan layanan darurat 112 untuk respon cepat bencana.
25 Oktober 2026
Kapolresta Kendari Perkuat Kerukunan Melalui Kerja Sama dengan FKUB
Kapolresta Kendari bersinergi dengan FKUB untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan keamanan publik melalui dialog rutin dan program pencegahan konflik.
25 Oktober 2026

Polda Sultra Gelar Minggu Kasih di Galilea Baruga, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Narkoba
Polda Sultra gelar Minggu Kasih di Gereja Galilea Baruga, fokus pada penguatan sinergi kepolisian-masyarakat dan imbauan pencegahan narkoba.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

