Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

8 WNI Diduga Direkrut sebagai Tentara Rusia Lewat Janji Kerja Sipil

Delapan warga negara Indonesia diduga direkrut sebagai tentara Rusia melalui modus penawaran pekerjaan sipil dengan iming-iming gaji tinggi, melalui perantara negara ketiga.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 21.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
8 WNI Diduga Direkrut sebagai Tentara Rusia Lewat Janji Kerja Sipil
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Delapan warga negara Indonesia (WNI) kini menjadi fokus perhatian pemerintah setelah muncul informasi bahwa mereka diduga direkrut untuk bergabung dengan militer Rusia. Proses rekrutmen dilakukan secara tidak langsung melalui negara pihak ketiga yang menawarkan posisi kerja sipil seperti satuan pengamanan dan administrasi dengan gaji yang jauh di atas standar pasar.

Menurut keterangan resmi dari otoritas intelijen nasional, para WNI tersebut tidak menyadari secara penuh bahwa pekerjaan yang mereka lamar akan berujung pada keterlibatan militer. Mereka ditarik melalui sistem penawaran pekerjaan yang dirancang secara strategis untuk menyamarkan tujuan sebenarnya. Informasi ini diperoleh setelah pemantauan intensif terhadap aktivitas rekrutmen lintas negara yang mencurigakan.

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menanggapi dugaan ini dengan segera. Koordinasi antara instansi intelijen dan Kementerian Luar Negeri telah dilakukan untuk menelusuri jejak para WNI, mengevaluasi kondisi mereka, serta memastikan perlindungan hukum dan kemanusiaan.

Upaya antisipatif ini dilakukan guna mencegah terulangnya kasus serupa, terutama dengan mengingat modus yang semakin canggih dalam menarik tenaga kerja Indonesia melalui janji ekonomi besar. Pemerintah juga diharapkan dapat memperjelas status hukum dan keberadaan para WNI yang terlibat, serta memastikan mereka tidak dikenai tekanan atau ancaman dalam proses pengembalian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya