Adhi Karya Siap Gelar RUPSLB Bahas Divestasi dan Perubahan Penggunaan Dana
Adhi Karya akan menggelar RUPSLB pada 13 November 2026 untuk menyetujui divestasi saham di anak usaha dan perubahan alokasi dana hasil penawaran umum terbatas.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 11x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perseroan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 13 November 2026, pukul 14.00 WIB, di kantor pusatnya di ADHI Tower, lantai 16, Jakarta Timur. Rapat ini menjadi momen penting dalam pengambilan keputusan strategis terkait dua isu utama, yakni persetujuan transaksi material dan revisi rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) melalui PMHMETD II.
Salah satu agenda utama adalah persetujuan rencana divestasi saham di PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ). Nilai transaksi tersebut diproyeksikan melebihi ambang batas 50% dari total kekayaan bersih perseroan berdasarkan laporan keuangan audited terakhir. Karena melebihi batas tersebut, keputusan atas transaksi ini harus disetujui melalui RUPSLB sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020 dan Pasal 12 ayat (7) Anggaran Dasar perusahaan.
Di sisi lain, perseroan juga akan mengajukan persetujuan perubahan rencana penggunaan dana hasil PUT, yang berbeda dari yang tertuang dalam prospektus atau keputusan RUPS sebelumnya. Perubahan alokasi dana ini melibatkan nilai di atas 10% dari total dana hasil penawaran umum, sehingga wajib mendapatkan persetujuan RUPS berdasarkan Pasal 16 ayat (1) huruf a Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2025.
Kedua agenda ini menunjukkan komitmen Adhi Karya dalam memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi dalam pengelolaan aset dan dana perusahaan. Dengan penyelenggaraan RUPSLB, perusahaan memastikan bahwa keputusan strategis yang diambil telah melalui proses konsultasi dan persetujuan pemegang saham secara formal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Bursa Efek Indonesia memantau aktivitas pasar tak lazim pada saham PNSE dan DKHH menyusul kenaikan harga yang tidak wajar dalam periode singkat.
24 Oktober 2026

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Wakil Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk. membeli 5,5 juta saham BRMS senilai total Rp2,46 miliar dalam dua transaksi terpisah pada 22 Oktober 2026.
24 Oktober 2026

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Inflasi inti Jepang mencapai 2,1% pada September 2026, tertinggi sepanjang tahun, mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan di akhir tahun.
24 Oktober 2026

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Investor diminta tidak asal beli saham karena harga turun, melainkan menilai kualitas bisnis dan valuasi secara komprehensif.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

