Apresiasi Daerah Berprestasi Dorong Inovasi dan Sinergi Pemerintah
Kegiatan apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026 dilanjutkan gelombang kedua, menekankan pentingnya motivasi dan pengakuan atas kinerja optimal yang selaras dengan prioritas nasional.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 04.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Dalam Negeri kembali melanjutkan gelaran Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dengan memasuki tahap kedua yang dimulai pada bulan Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah, termasuk Kota Batam, Yogyakarta, Jayapura, Kendari, dan kota-kota lain yang menjadi pusat penyelenggaraan. Tujuannya adalah memperkuat semangat kompetitif sehat di tingkat daerah serta memberikan ruang bagi kepala daerah yang berprestasi untuk diakui secara nasional.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan bagian dari strategi motivasi berbasis insentif positif. Ia menyebutkan bahwa pendekatan "carrot and stick" perlu seimbang, di mana apresiasi berperan sebagai insentif (carrot) yang mendorong inovasi dan kinerja tinggi. Dengan mengakui keberhasilan daerah, pemerintah pusat ingin menciptakan iklim yang mendorong kepemimpinan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan di Batam, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menyampaikan bahwa prestasi yang diraih oleh pemerintah daerah merupakan hasil dari kerja kolektif antara pemimpin, aparatur, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa kriteria penilaian pada gelombang pertama dan kedua telah diselaraskan dengan visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dengan demikian, setiap inovasi yang dilakukan daerah secara langsung mendukung arah pembangunan nasional.
Di sisi lain, Ketua Komisi II DPR, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi rencana anggaran sebesar Rp 1 triliun yang diajukan oleh Kemendagri untuk pelaksanaan apresiasi, yang menurutnya menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras pemerintah daerah. Setelah memahami alasan penggunaan dana, ia menyatakan bahwa anggaran tersebut digunakan secara transparan dan berbasis indikator yang jelas. Ia menilai kerja sama antara Kemendagri dan Komisi II berjalan harmonis dan produktif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


