Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Apresiasi Daerah Berprestasi Dorong Inovasi dan Sinergi Pemerintah

Kegiatan apresiasi pemerintah daerah berprestasi 2026 dilanjutkan gelombang kedua, menekankan pentingnya motivasi dan pengakuan atas kinerja optimal yang selaras dengan prioritas nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 04.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Apresiasi Daerah Berprestasi Dorong Inovasi dan Sinergi Pemerintah
Foto: Tempo

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Dalam Negeri kembali melanjutkan gelaran Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dengan memasuki tahap kedua yang dimulai pada bulan Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah, termasuk Kota Batam, Yogyakarta, Jayapura, Kendari, dan kota-kota lain yang menjadi pusat penyelenggaraan. Tujuannya adalah memperkuat semangat kompetitif sehat di tingkat daerah serta memberikan ruang bagi kepala daerah yang berprestasi untuk diakui secara nasional.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan bagian dari strategi motivasi berbasis insentif positif. Ia menyebutkan bahwa pendekatan "carrot and stick" perlu seimbang, di mana apresiasi berperan sebagai insentif (carrot) yang mendorong inovasi dan kinerja tinggi. Dengan mengakui keberhasilan daerah, pemerintah pusat ingin menciptakan iklim yang mendorong kepemimpinan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan di Batam, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menyampaikan bahwa prestasi yang diraih oleh pemerintah daerah merupakan hasil dari kerja kolektif antara pemimpin, aparatur, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa kriteria penilaian pada gelombang pertama dan kedua telah diselaraskan dengan visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dengan demikian, setiap inovasi yang dilakukan daerah secara langsung mendukung arah pembangunan nasional.

Di sisi lain, Ketua Komisi II DPR, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi rencana anggaran sebesar Rp 1 triliun yang diajukan oleh Kemendagri untuk pelaksanaan apresiasi, yang menurutnya menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras pemerintah daerah. Setelah memahami alasan penggunaan dana, ia menyatakan bahwa anggaran tersebut digunakan secara transparan dan berbasis indikator yang jelas. Ia menilai kerja sama antara Kemendagri dan Komisi II berjalan harmonis dan produktif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya