Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Borong Saham Perbankan, Net Buy Capai Rp2 Triliun

Investor asing mencatatkan net buy Rp2,03 triliun dalam satu hari, didorong pembelian besar pada saham bank dan tambang, yang mendorong penguatan IHSG hingga 1,14%.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Asing Borong Saham Perbankan, Net Buy Capai Rp2 Triliun📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Investor asing kembali menunjukkan minat kuat terhadap pasar modal Indonesia pada perdagangan Selasa (1/9/2026), dengan catatan net buy harian mencapai Rp2,03 triliun. Aksi beli terfokus pada emiten sektor perbankan, terutama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), yang menjadi saham dengan aliran dana asing terbesar. Pembelian asing terhadap BBRI mencapai Rp1,15 triliun, sementara penjualan berada di level Rp305,9 miliar, sehingga menghasilkan net buy sebesar Rp841 miliar.

Di posisi kedua, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi target pembelian asing dengan net buy Rp435,4 miliar. Nilai pembelian mencapai Rp646,8 miliar, sedangkan penjualan sebesar Rp211,5 miliar. Sementara itu, saham tambang juga mengalami minat tinggi, dengan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatat net buy Rp183,2 miliar dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) sebesar Rp179,5 miliar. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) masing-masing mencatat net buy sebesar Rp172,3 miliar.

Di sisi lain, sejumlah emiten mengalami aksi jual asing signifikan. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi saham dengan net sell terbesar, mencapai Rp152,5 miliar, disusul KOTA dengan net sell Rp92,7 miliar dan ISAT sebesar Rp84 miliar. Saham EMAS juga tercatat mengalami penjualan asing sebesar Rp64,1 miliar, sementara BRMS dan ITMG masing-masing mengalami penjualan asing sebesar Rp40 miliar dan Rp39,5 miliar.

Penguatan aliran modal asing turut mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup perdagangan di level 6.599,94, naik 1,14% atau 74,46 poin. Kenaikan ini didorong dominan oleh kinerja saham perbankan, dengan BBRI menjadi kontributor utama penguatan indeks sebesar 13,98 poin, disusul BBCA (9,39 poin) dan BMRI (7,82 poin).

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya