Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ben-Gvir Janjikan Pengusiran Massal Warga Gaza dalam 7 Tahun

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengungkap rencana mengusir 2,2 juta warga Palestina dari Gaza dalam periode tujuh tahun, dengan target 250 ribu di tahun pertama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Ben-Gvir Janjikan Pengusiran Massal Warga Gaza dalam 7 Tahun
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengalihkan populasi Gaza dalam waktu tujuh tahun, dengan target 250.000 warga Palestina dideportasi pada tahun pertama, disusul sisa sekitar 2 juta orang dalam enam tahun berikutnya. Pernyataan ini disampaikan menjelang pemilu yang diperkirakan berlangsung ketat, menegaskan komitmen politiknya terhadap kebijakan yang dikenal ekstremis.

Ben-Gvir menyebut rencana tersebut sebagai langkah realistis dan telah dipersiapkan selama 18 bulan. Ia menegaskan bahwa program ini tidak akan melibatkan paksaan langsung terhadap warga Palestina, melainkan mendorong migrasi melalui mekanisme emigrasi yang disiapkan. Ia menyatakan beberapa negara telah menunjukkan kesiapan menerima warga Gaza, meski tidak menyebutkan identitas negara tersebut.

Partai Jewish Power yang dipimpinnya berencana meminta pembentukan kementerian khusus untuk mengelola proses "emigrasi" jika bergabung dalam koalisi pemerintahan mendatang. Gagasan ini menjadi bagian dari strategi politik yang ditujukan untuk mengubah struktur demografis wilayah Gaza. Ben-Gvir menekankan bahwa rencana ini bukan sekadar wacana, melainkan dokumen kerja konkret yang telah dipelajari secara mendalam.

Pemindahan paksa warga sipil dari wilayah yang diduduki oleh kekuatan militer dilarang berdasarkan hukum humaniter internasional dan dapat diklasifikasikan sebagai kejahatan perang. Aksi semacam ini telah menuai kecaman dari berbagai organisasi hak asasi manusia dan lembaga keadilan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya