Bulog Sultra Capai 72 Persen Target Serap Gabah di Tengah Kemarau
Perum Bulog Kanwil Sultra telah menyerap 168.568 ton gabah hingga Agustus 2026, mencapai 72 persen dari target tahunan 233.534 ton, meski menghadapi tantangan musim kemarau.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam menopang ketahanan pangan daerah dengan menyerap gabah petani secara intensif, meskipun berada di tengah musim kemarau yang berdampak pada produktivitas tanam. Hingga bulan Agustus 2026, total volume gabah yang diserap mencapai 168.568 ton, menunjukkan progres signifikan terhadap target tahunan sebesar 233.534 ton. Angka ini menunjukkan realisasi sebesar 72 persen dari target yang ditetapkan.
Kinerja ini dibarengi dengan peningkatan koordinasi dengan petani, kelompok tani, dan dinas pertanian di wilayah Sulawesi Tenggara. Upaya penyerapan dilakukan secara merata di berbagai kabupaten, termasuk di daerah rawan kekeringan, dengan memanfaatkan jaringan gudang dan sistem logistik yang telah terintegrasi. Tidak hanya menyerap gabah, Bulog juga turut membantu menjaga harga stabil di tingkat petani melalui mekanisme pembelian berbasis harga acuan.
Kepala Perum Bulog Kanwil Sultra menegaskan bahwa kondisi iklim bukan penghambat utama bagi kinerja penyerapan. “Kami tetap beroperasi optimal, bahkan memperluas jangkauan ke wilayah yang sebelumnya kurang terjangkau karena keterbatasan akses. Ini bagian dari tanggung jawab strategis terhadap ketahanan pangan daerah,” ujar petinggi yang tak disebutkan namanya dalam keterangan resmi.
Dengan capaian hingga pertengahan tahun, Bulog Sultra berharap mampu menyelesaikan target penyerapan gabah pada akhir tahun. Upaya ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam memastikan pasokan beras tetap aman, terutama menjelang musim panen berikutnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


