Danantara Tuntaskan Laporan Keuangan dan Percepat Konsolidasi BUMN
Kepala BP BUMN menegaskan penyelesaian laporan keuangan Danantara Indonesia akan rampung dalam bulan ini, sementara proses penggabungan BUMN karya dan asuransi ditargetkan selesai akhir tahun ini.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 21.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria, menyatakan bahwa proses penyusunan laporan keuangan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia telah memasuki tahap akhir dan diharapkan selesai dalam bulan ini. Pernyataan ini disampaikannya usai menghadiri acara Executive Breakfast Meeting Dua Tahun Danantara di Jakarta Selatan. Ia menegaskan komitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh dokumen keuangan sebelum akhir Oktober sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.
Langkah strategis lain yang tengah digalakkan adalah percepatan konsolidasi empat BUMN Karya yang dinilai paling siap untuk digabungkan. Empat perusahaan tersebut meliputi PT Pekerjaan Umum (PP), Adhi Karya, Brantas, dan Nindya Karya. Proses merger ini menjadi prioritas utama guna mempercepat efisiensi operasional dan memperkuat kapasitas korporasi. Dony menekankan bahwa setelah empat entitas tersebut terintegrasi, fokus akan beralih ke perusahaan yang membutuhkan restrukturisasi lebih kompleks, seperti Wika dan Waskita, yang saat ini menghadapi tantangan keuangan.
Pada sektor asuransi, Danantara juga mempercepat penggabungan tiga lini bisnis utama—life insurance, general insurance, dan credit insurance—dengan target penyelesaian menyeluruh pada akhir tahun 2026. Proses ini menekankan sinergi antar entitas dan pengurangan duplikasi operasional. Dony menegaskan bahwa kebijakan merger juga mencakup lini syariah, termasuk asuransi syariah yang mendukung program Kredit Usaha Rakyat (KUR) syariah, sebagai bentuk komitmen terhadap inklusi keuangan berbasis prinsip syariah.
Dalam konteks yang lebih luas, Presiden telah memberikan arahan agar jumlah BUMN yang dikelola oleh negara dipangkas secara signifikan, dengan target akhir tahun ini menyisakan sekitar 200 perusahaan. Dony menegaskan bahwa langkah-langkah konsolidasi yang sedang berjalan merupakan bagian dari upaya transformasi sistemik untuk memperkuat daya saing BUMN secara nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Kaji Pembebasan PPN untuk Outsourcing di Industri Tekstil
Pemerintah mempertimbangkan pembebasan PPN atas jasa outsourcing guna mendukung daya saing industri tekstil yang bergantung pada fluktuasi permintaan ekspor.
2 Oktober 2026

Reshuffle Kabinet Dorong Stabilitas Kebijakan Ekonomi
Pergantian menteri di kabinet Merah Putih menekankan pentingnya kelanjutan kebijakan ekonomi, kepastian regulasi, dan koordinasi antarinstansi bagi dunia usaha.
2 Oktober 2026

GOTO Jelaskan Teknikal Penyebab Volatilitas Saham
GOTO menegaskan fluktuasi harga saham disebabkan faktor teknis setelah tereliminasi dari indeks global, bukan kinerja bisnis, seiring perubahan aturan floor price dan rencana korporasi.
2 Oktober 2026

Merger Asuransi BUMN Rampung Akhir Tahun
Konsolidasi asuransi BUMN akan selesai akhir 2026 dengan penggabungan 15 perusahaan menjadi tiga entitas utama berbasis spesialisasi.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center Wajib Sesuaikan Ketersediaan Air dan Listrik
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.09 WITA

Menteri Perindustrian Baru Diminta Perkuat Daya Saing dan Industri Padat Karya
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.09 WITA

Syahganda Nainggolan Pimpin Bakom, Fokus Atasi Dampak Algoritma pada Komunikasi Pemerintah
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama AS untuk Kembangkan Hidrogen Bersih
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA

Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres dan Ganti Kepala Bakom
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.08 WITA

Kemenhub Pertimbangkan Kapal Khusus Angkut Mobil Listrik
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.07 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.868, Dolar AS Terkoreksi di Tengah Antisipasi Data NFP
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.07 WITA

Repo Surat Utang SMI Capai Rp60 Miliar dalam Dua Hari
Jumat, 2 Oktober 2026, 21.07 WITA

