Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dari Baubau ke Nasional, Dokter Kebidanan Dorong Kesehatan Ibu dan Anak

Dokter spesialis kebidanan dari Baubau memperkuat akses layanan kesehatan ibu dan anak melalui program pencegahan dan edukasi di tingkat desa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Dari Baubau ke Nasional, Dokter Kebidanan Dorong Kesehatan Ibu dan Anak
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Seorang dokter spesialis kebidanan asal Baubau kini menjadi motor perubahan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Sulawesi Tenggara. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang obstetri dan ginekologi, ia menginisiasi serangkaian kegiatan edukasi kesehatan yang menyasar masyarakat pedesaan. Program ini dirancang untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, terutama di daerah terpencil yang minim akses fasilitas medis.

Melalui pendekatan langsung ke desa-desa terpencil, dokter tersebut menyelenggarakan pelatihan bagi bidan desa dan kader kesehatan. Fokus utama adalah deteksi dini risiko kehamilan, persiapan persalinan aman, serta pemberian nutrisi yang tepat bagi ibu dan anak. Setiap kegiatan dilengkapi dengan simulasi tindakan darurat dan pendampingan langsung selama proses persalinan. Hasilnya, sejumlah desa telah mencatat penurunan signifikan dalam angka kematian ibu bersalin dalam dua tahun terakhir.

Dalam wawancara singkat, ia menegaskan bahwa kunci kesuksesan program bukan hanya teknis, tetapi juga keterlibatan masyarakat. “Kami tidak hanya membawa obat atau alat, tapi juga membangun kepercayaan dan kesadaran,” ujarnya. Ia menyebut bahwa banyak ibu yang awalnya enggan melahirkan di fasilitas kesehatan karena takut atau kurang informasi, kini mulai menyadari pentingnya perawatan prenatal dan persalinan yang terkendali.

Upaya ini telah menarik perhatian pemerintah daerah dan lembaga kesehatan nasional. Beberapa desa yang menjadi pilot project kini menjadi model bagi wilayah lain di Sulawesi dan Maluku. Dokter tersebut berharap inisiatif ini bisa menyebar luas, bukan hanya sebagai program lokal, tetapi sebagai bagian dari sistem kesehatan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Tujuannya jelas: setiap ibu di Indonesia, terlepas dari lokasi tinggal, berhak mendapatkan layanan kesehatan yang aman dan berkualitas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya