Film Autopsy: Dead Body Can Talk Tampilkan Kehidupan Dokter Forensik Polri
Film Autopsy: Dead Body Can Talk mengangkat perjalanan dokter forensik Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti dengan pendekatan ilmiah dan empati yang mendalam.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 04.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” yang diproduksi oleh Karya Kreatif Utama hadir sebagai representasi visual dari peran krusial dokter forensik dalam sistem keadilan. Melalui kisah inspiratif Brigjen Pol Dr. Sumy Hastry Purwanti, film ini menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan dan empati bisa bersinergi dalam proses penyidikan. Sutradara Ozan Ruz menekankan bahwa film ini bukan sekadar narasi fiksi, melainkan ajakan reflektif untuk memahami nilai kepekaan manusia dalam menghadapi kematian.
Setiap adegan dalam film dirancang untuk mengeksplorasi dimensi emosional di balik pemeriksaan jenazah, di mana dokter Hastry tidak hanya mengandalkan data ilmiah, tetapi juga merasakan petunjuk tak terduga yang muncul dari keheningan tubuh. Menurut Ozan, empati bukan sekadar perasaan, melainkan tindakan nyata—menghentikan sejenak untuk memberi penghormatan dan kebenaran kepada yang tak bisa berbicara lagi. Ia berharap penonton tidak hanya terbawa oleh cerita, tetapi juga terinspirasi untuk menerapkan empati dalam interaksi sehari-hari.
Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, yang turut menjadi eksekutif produser, menegaskan bahwa film ini bertujuan memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya pendekatan berbasis sains dalam penyidikan. Ia menyampaikan bahwa setelah menonton, penonton diharapkan menyadari bahwa forensik bukan hanya soal alat dan teknik, tetapi juga bagian integral dari kepastian hukum dan keadilan. Dengan bukti yang kuat secara ilmiah, kasus bisa diselesaikan secara transparan, dapat diterima masyarakat, dan mendukung kerja penyidik di semua tingkatan.
Dibintangi oleh Masayu Anastasia, Samuel Rizal, Teuku Rifnu Wikana, dan Ryuka Bunga, film ini menggambarkan perjalanan profesional dan personal dokter forensik yang menjadikan fakta sebagai landasan, namun tetap menjaga hati dalam setiap tindakan. Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026, menjadi jembatan antara dunia ilmu forensik dan kehidupan nyata masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Rabu, 9 September 2026, 15.45 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


