Haji Isam Dekati Akuisisi 30% BYAN, Saham Melonjak 20%
Penjualan 10 miliar saham BYAN oleh pendiri ke Jhonlin Baratama picu kenaikan harga saham hingga 20%, meski transaksi belum final dan harga akhir belum diungkap.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melonjak signifikan menjadi Rp13.825 per saham, naik hampir 20% dalam perdagangan awal, menyusul pengumuman rencana pengalihan sekitar 10 miliar saham dari Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low, kepada PT Jhonlin Baratama. Perusahaan yang terafiliasi dengan kelompok usaha Haji Isam ini menjadi pusat perhatian pasar setelah transaksi bersyarat tersebut diketahui melibatkan pengalihan sekitar 30% dari total saham beredar BYAN.
Peningkatan harga saham tidak hanya terjadi pada BYAN, tetapi juga merambah ke emiten lain yang dikaitkan dengan Jhonlin Group. Saham Dana Brata Luhur (TEBE) melonjak 16,39% ke level Rp2.380, sementara Pradiksi Gunatama (PGUN) naik 9,7% ke Rp11.025, dan Jhonlin Agro Raya (JARR) menguat 4,06% ke Rp4.360. Kenaikan ini menunjukkan ekspektasi pasar terhadap perluasan pengaruh Haji Isam dalam struktur kepemilikan perusahaan tambang dan agribisnis.
Transaksi ini didasarkan pada Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat yang telah ditandatangani pada 16 September 2026 antara pihak-pihak terkait. Namun, penyelesaian akhir masih bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan yang disepakati. Dalam keterbukaan informasi, perusahaan menegaskan bahwa transaksi tidak akan menimbulkan dampak negatif material terhadap operasional, keuangan, hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Meski belum ada pengumuman harga resmi, beredar kabar bahwa Haji Isam dikabarkan menawarkan US$3 miliar untuk mengakuisisi sekitar 62% saham BYAN. Jika dihitung berdasarkan kurs Rp17.700 per dolar AS, nilai tersebut setara Rp53,1 triliun. Dengan alokasi dana tersebut, harga per saham yang dihitung secara simulatif menjadi sekitar Rp5.300—jauh lebih rendah dari harga pasar saat ini, yang mencapai Rp13.825. Hal ini menunjukkan bahwa pasar saat ini memberikan premium terhadap ekspektasi akuisisi, meskipun transaksi belum selesai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Defisit APBN Agustus 2026 Tetap Terkendali di 0,9% PDB
Defisit anggaran hingga Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,9% dari PDB, tetap dalam batas aman meski pendapatan di bawah target.
18 September 2026

MUI Dorong Reformasi Penerimaan Negara Berbasis SDA dan SDM
MUI meminta Menteri Keuangan baru memperluas sumber penerimaan negara dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam dan manusia, sekaligus mendorong integrasi zakat sebagai insentif fiskal.
18 September 2026

Aliran Modal Asing ke RI Tembus Rp141,6 Triliun di Tiga Kuartal Pertama 2026
Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun hingga kuartal III 2026, dominan melalui Surat Berharga Negara dan instrumen SRBI, meski pasar saham masih catat outflow.
18 September 2026

Pajak Nasional Tembus Rp1,41 Triliun, Capai 59,8% dari Target Tahunan
Penerimaan pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp1,41 triliun, tumbuh 24,1% dibanding tahun lalu, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan efektivitas reformasi perpajakan.
18 September 2026
Berita Lainnya

All New Pajero Hadirkan Legasi Baru dengan Teknologi Terkini
Jumat, 18 September 2026, 11.44 WITA

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.43 WITA

Robot Humanoid dan Anjing Digital Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.42 WITA

HP Meledak di Tas Penumpang KRL, Polisi Ungkap Penyebab Asap
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Bahlil Siapkan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Tegaskan Tak Ada Birokrat yang Tak Bisa Disentuh
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Perintahkan Siapkan E50 Usai Sukses B50
Jumat, 18 September 2026, 11.34 WITA

Pendapatan Negara Tembus Rp2,055 Triliun dalam Delapan Bulan
Jumat, 18 September 2026, 11.33 WITA


