Haji Isam Perkuat Kepemilikan di Bayan Resources
Haji Isam menambah kepemilikan saham di Bayan Resources hingga 30 persen melalui transaksi langsung, menandai peningkatan signifikan dalam keterlibatan strategis di sektor energi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibukaKendari, ıNarasikita - Pemegang saham individu Haji Isam berhasil menaikkan porsi kepemilikannya di perusahaan tambang dan energi Bayan Resources hingga mencapai 30 persen melalui transaksi yang dilakukan secara langsung. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi dalam industri energi nasional, khususnya dalam pengelolaan aset mineral dan energi terbarukan. Transaksi ini dilakukan tanpa melibatkan pasar modal, menunjukkan keberlanjutan arahan strategis dari pemegang saham utama.
Dalam proses akuisisi, Haji Isam tidak hanya meningkatkan keterlibatan finansial, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap pengembangan infrastruktur dan operasional perusahaan. Peningkatan kepemilikan ini diproyeksikan akan mendorong efisiensi operasional dan percepatan proyek energi bersih yang sedang dikembangkan oleh Bayan Resources. Dengan dukungan modal yang lebih kuat, perusahaan berencana memperluas kapasitas produksi dan memperkuat kerja sama dengan mitra strategis dalam negeri dan luar negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Defisit APBN Agustus 2026 Tetap Terkendali di 0,9% PDB
Defisit anggaran hingga Agustus 2026 mencapai Rp240,1 triliun atau 0,9% dari PDB, tetap dalam batas aman meski pendapatan di bawah target.
18 September 2026

MUI Dorong Reformasi Penerimaan Negara Berbasis SDA dan SDM
MUI meminta Menteri Keuangan baru memperluas sumber penerimaan negara dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam dan manusia, sekaligus mendorong integrasi zakat sebagai insentif fiskal.
18 September 2026

Aliran Modal Asing ke RI Tembus Rp141,6 Triliun di Tiga Kuartal Pertama 2026
Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun hingga kuartal III 2026, dominan melalui Surat Berharga Negara dan instrumen SRBI, meski pasar saham masih catat outflow.
18 September 2026

Pajak Nasional Tembus Rp1,41 Triliun, Capai 59,8% dari Target Tahunan
Penerimaan pajak hingga Agustus 2026 mencapai Rp1,41 triliun, tumbuh 24,1% dibanding tahun lalu, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan efektivitas reformasi perpajakan.
18 September 2026
Berita Lainnya

All New Pajero Hadirkan Legasi Baru dengan Teknologi Terkini
Jumat, 18 September 2026, 11.44 WITA

Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.43 WITA

Robot Humanoid dan Anjing Digital Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 18 September 2026, 11.42 WITA

HP Meledak di Tas Penumpang KRL, Polisi Ungkap Penyebab Asap
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Bahlil Siapkan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Tegaskan Tak Ada Birokrat yang Tak Bisa Disentuh
Jumat, 18 September 2026, 11.35 WITA

Prabowo Perintahkan Siapkan E50 Usai Sukses B50
Jumat, 18 September 2026, 11.34 WITA

Pendapatan Negara Tembus Rp2,055 Triliun dalam Delapan Bulan
Jumat, 18 September 2026, 11.33 WITA


