Harga BBM Non Subsidi Naik Mulai 1 September 2026
Penyesuaian harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 1 September 2026 disebabkan fluktuasi harga minyak global dan nilai tukar rupiah.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 09.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Per 1 September 2026 pukul 00.00 WIB, PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah, dengan mempertimbangkan berbagai indikator makroekonomi seperti harga minyak mentah dunia, kurs rupiah terhadap dolar AS, beban pajak, serta kondisi daya beli masyarakat.
Harga Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter, sementara Dexlite mengalami kenaikan signifikan dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Untuk Pertamina Dex, kenaikan terjadi dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Penyesuaian ini hanya berlaku untuk tiga produk tersebut, sementara Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap dipertahankan tanpa perubahan harga.
Pihak Pertamina menegaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan antara keberlanjutan operasional dan kebutuhan masyarakat. Penetapan harga tetap mengedepankan prinsip keekonomian serta mempertimbangkan kondisi sosial yang ada, terutama terkait kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi.
Perusahaan juga mengimbau konsumen untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan memilih produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Hal ini dimaksudkan agar penggunaan bahan bakar lebih efisien dan optimal, serta mencegah penyalahgunaan produk yang berpotensi merusak mesin kendaraan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Erupsi bersamaan enam gunung api di berbagai wilayah Indonesia disebabkan oleh pertemuan siklus aktivitas alami, bukan keterkaitan sistem magma.
9 September 2026

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Probabilitas Indonesia menjadi negara maju masih di bawah ambang batas, tertinggal dari Thailand dan Vietnam berdasarkan metode analisis kinerja ekonomi struktural.
9 September 2026

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Peningkatan belanja emas oleh bank sentral dunia mencatat rekor hingga Juli 2026, didorong kebutuhan diversifikasi cadangan dan stabilitas dalam era ketegangan global.
9 September 2026

LPS Dorong Literasi Keuangan Melalui Festival di Lampung
LPS sukses gelar Lampung Financial Festival 2026 dengan 6.800 pengunjung, fokus pada penguatan pemahaman keuangan generasi muda.
9 September 2026
Berita Lainnya

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

BUK Migas Siap Jadi Pemimpin Utama Sektor Hulu
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

RUU Migas Dipercepat, BUK Jadi Fokus Utama
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Produksi Motor Listrik Nasional Siap Capai 100 Ribu Unit Tahun Depan
Rabu, 9 September 2026, 15.34 WITA

RATU Perluas Modal Lewat Private Placement 271,5 Juta Saham
Rabu, 9 September 2026, 15.34 WITA

IHSG Naik 1,01% Didorong Kenaikan Harga Tembaga dan Kinerja Emiten
Rabu, 9 September 2026, 15.34 WITA


