Harga Cabai dan Telur Melonjak di Sultra, PIHPS Catat Rekor Tertinggi
Harga cabai rawit merah dan telur ayam di Sulawesi Tenggara mencapai level tertinggi, masing-masing Rp83.050 dan Rp29.650 per kilogram menurut data PIHPS Nasional.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran mencapai Rp83.050 per kilogram, menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, mencerminkan tekanan inflasi terhadap komoditas pangan pokok di wilayah Sulawesi Tenggara. Sementara itu, harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan tajam, berada di angka Rp29.650 per kilogram, menjadi salah satu komoditas paling mahal dalam daftar harga harian.
Selain dua komoditas utama tersebut, harga bawang merah tercatat di Rp38.450 per kg, sedangkan bawang putih berada pada level Rp39.400 per kg. Dari segi beras, harga tertinggi terjadi pada kualitas super I yang mencapai Rp17.850 per kg, sementara kualitas medium II berada di Rp16.350 per kg. Beras kualitas bawah I dan II masing-masing dijual dengan harga Rp14.850 dan Rp14.650 per kg, menunjukkan perbedaan harga yang cukup mencolok antar kualitas.
Komoditas lain yang mencatat kenaikan harga meliputi cabai merah besar seharga Rp52.250 per kg, cabai merah keriting Rp57.650 per kg, dan cabai rawit hijau Rp62.400 per kg. Daging ayam ras segar berada di angka Rp42.550 per kg, sementara daging sapi kualitas I mencapai Rp151.750 per kg dan kualitas II di Rp142.350 per kg. Gula pasir premium tercatat di Rp20.350 per kg, sedangkan gula lokal di Rp19.100 per kg.
Minyak goreng juga mengalami kenaikan, dengan harga minyak curah mencapai Rp20.450 per liter, sedangkan minyak kemasan bermerek I dan II masing-masing berada di Rp24.350 dan Rp23.450 per liter. Data ini dikumpulkan dan dirilis oleh PIHPS Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, dan menjadi acuan penting dalam pemantauan stabilitas harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Kendari Ungguli Daerah Lain dalam Literasi Keuangan Anak
Kota Kendari dinobatkan sebagai kota terbaik dalam implementasi program KEJAR, menunjukkan keberhasilan dalam membangun literasi keuangan sejak usia dini melalui pendekatan berkelanjutan dan kolaboratif.
25 Oktober 2026
BPBD Sultra Siagakan 24 Jam Hadapi Bencana Musim Hujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tenggara siaga penuh selama musim hujan, siapkan mobil tangki dan layanan darurat 112 untuk respon cepat bencana.
25 Oktober 2026
Kapolresta Kendari Perkuat Kerukunan Melalui Kerja Sama dengan FKUB
Kapolresta Kendari bersinergi dengan FKUB untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan keamanan publik melalui dialog rutin dan program pencegahan konflik.
25 Oktober 2026

Polda Sultra Gelar Minggu Kasih di Galilea Baruga, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Narkoba
Polda Sultra gelar Minggu Kasih di Gereja Galilea Baruga, fokus pada penguatan sinergi kepolisian-masyarakat dan imbauan pencegahan narkoba.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

