Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

HEB Construction Otomatisasi Proses Tender dengan Data SDM Terpusat

Perusahaan konstruksi Selandia Baru berhasil mempercepat dan menyempurnakan penyusunan proposal tender melalui integrasi data SDM berbasis AI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 08.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
HEB Construction Otomatisasi Proses Tender dengan Data SDM Terpusat
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - HEB Construction, perusahaan konstruksi besar asal Selandia Baru yang merupakan bagian dari VINCI Construction Group, telah menerapkan solusi digital untuk mengelola data sumber daya manusia secara terpadu. Dengan memanfaatkan platform berbasis AI, perusahaan berhasil mengubah informasi karyawan yang tersebar dan tidak terstruktur menjadi basis data terpusat yang dapat digunakan kembali. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menyusun CV dan biodata tim tender yang akurat, disesuaikan dengan kebutuhan tiap proyek, serta siap diajukan dalam waktu singkat.

Sebelumnya, tim tender harus mengumpulkan dan memverifikasi data dari berbagai sumber, seperti file dokumen, folder penyimpanan, dan sistem yang terpisah. Proses manual ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga berisiko menghasilkan informasi yang tidak konsisten atau keliru. Berbagai versi CV dan profil karyawan sering kali muncul, menimbulkan kebingungan dan menunda proses penawaran. Dengan adanya sumber data tunggal yang tepercaya, semua informasi karyawan kini tersedia dalam format terstruktur dan dapat diakses secara instan oleh tim terkait.

Perusahaan kemudian mengembangkan dua agen AI bernama 'Shredder' dan 'Bob' melalui platform Boomi Enterprise. Shredder bertugas mengekstrak dan menguraikan informasi dari dokumen CV dan profil karyawan, lalu menyimpannya dalam bentuk struktur yang dapat diproses. Bob, sebagai agen berbasis percakapan, mampu mengakses data tersebut dan secara otomatis menghasilkan CV atau profil singkat yang disesuaikan dengan proyek tertentu. Hasilnya, waktu penyusunan proposal berkurang drastis, sementara kualitas dan konsistensi informasi tetap terjaga.

Kepala Transformasi Digital HEB Construction, Annette Rangi, menekankan bahwa teknologi bukan tujuan utama, melainkan alat untuk memperkuat kapabilitas manusia. Menurutnya, nilai terbesar terletak pada pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki karyawan, yang kini dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan menghubungkan data dari administrasi hingga lapangan, perusahaan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada aspek strategis seperti peningkatan kualitas proposal dan manajemen tender tingkat tinggi.

Perusahaan kini berencana memperluas penerapan agen AI untuk fitur-fitur tambahan, seperti pemformatan dokumen sesuai standar klien tertentu. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa transformasi digital yang efektif bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang memastikan data berada di tangan yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dalam bentuk yang tepat. Dengan demikian, HEB Construction tidak hanya mempercepat proses tender, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk skalabilitas dan inovasi berkelanjutan di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya