HEB Construction Otomatisasi Proses Tender dengan Data SDM Terpusat
Perusahaan konstruksi Selandia Baru berhasil mempercepat dan menyempurnakan penyusunan proposal tender melalui integrasi data SDM berbasis AI.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 08.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - HEB Construction, perusahaan konstruksi besar asal Selandia Baru yang merupakan bagian dari VINCI Construction Group, telah menerapkan solusi digital untuk mengelola data sumber daya manusia secara terpadu. Dengan memanfaatkan platform berbasis AI, perusahaan berhasil mengubah informasi karyawan yang tersebar dan tidak terstruktur menjadi basis data terpusat yang dapat digunakan kembali. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menyusun CV dan biodata tim tender yang akurat, disesuaikan dengan kebutuhan tiap proyek, serta siap diajukan dalam waktu singkat.
Sebelumnya, tim tender harus mengumpulkan dan memverifikasi data dari berbagai sumber, seperti file dokumen, folder penyimpanan, dan sistem yang terpisah. Proses manual ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga berisiko menghasilkan informasi yang tidak konsisten atau keliru. Berbagai versi CV dan profil karyawan sering kali muncul, menimbulkan kebingungan dan menunda proses penawaran. Dengan adanya sumber data tunggal yang tepercaya, semua informasi karyawan kini tersedia dalam format terstruktur dan dapat diakses secara instan oleh tim terkait.
Perusahaan kemudian mengembangkan dua agen AI bernama 'Shredder' dan 'Bob' melalui platform Boomi Enterprise. Shredder bertugas mengekstrak dan menguraikan informasi dari dokumen CV dan profil karyawan, lalu menyimpannya dalam bentuk struktur yang dapat diproses. Bob, sebagai agen berbasis percakapan, mampu mengakses data tersebut dan secara otomatis menghasilkan CV atau profil singkat yang disesuaikan dengan proyek tertentu. Hasilnya, waktu penyusunan proposal berkurang drastis, sementara kualitas dan konsistensi informasi tetap terjaga.
Kepala Transformasi Digital HEB Construction, Annette Rangi, menekankan bahwa teknologi bukan tujuan utama, melainkan alat untuk memperkuat kapabilitas manusia. Menurutnya, nilai terbesar terletak pada pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki karyawan, yang kini dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan menghubungkan data dari administrasi hingga lapangan, perusahaan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada aspek strategis seperti peningkatan kualitas proposal dan manajemen tender tingkat tinggi.
Perusahaan kini berencana memperluas penerapan agen AI untuk fitur-fitur tambahan, seperti pemformatan dokumen sesuai standar klien tertentu. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa transformasi digital yang efektif bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang memastikan data berada di tangan yang tepat, pada waktu yang tepat, dan dalam bentuk yang tepat. Dengan demikian, HEB Construction tidak hanya mempercepat proses tender, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk skalabilitas dan inovasi berkelanjutan di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Pemerintah pusat siapkan skema pinjaman infrastruktur melalui PT SMI, dengan pembayaran dilakukan dari dana bagi hasil yang diterima daerah.
8 September 2026

SMGR Perkuat Ekspansi Pasar Lewat Proyek Strategis dan Reformasi Bisnis
Laba bersih Semen Indonesia tumbuh 445% pada semester pertama 2026, didorong proyek pemerintah, penataan anak usaha, dan pemulihan merek Kujang.
8 September 2026

Jepang Dorong Investasi di Kawasan Rebana, Fokus pada Ekonomi Hijau dan Infrastruktur
Pemerintah bersama JICA gelar seminar untuk memperkuat kemitraan publik-swasta dan menarik investasi di Kawasan Rebana, Jawa Barat, dengan fokus pada industri hijau dan pengembangan infrastruktur strategis.
8 September 2026

Lelang Aset Cuci Uang Rp42 Triliun, Perhiasan dan Tas Mewah Dibuka ke Publik
Ratusan barang mewah hasil sitaan kasus pencucian uang senilai Rp42 triliun di Singapura dilelang secara daring, dengan target pendapatan Rp40,4–54,3 miliar.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


