Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Naik 0,95% ke Level 5.439 di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat 51,35 poin atau 0,95% menjadi 5.439 pada perdagangan Jumat, didukung aktivitas investor dan kenaikan mayoritas sektor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 09.16 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 28x dibuka
IHSG Naik 0,95% ke Level 5.439 di Akhir Pekan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup pekan perdagangan dengan kenaikan signifikan, berakhir di level 5.439 pada Jumat (23/10) sore. Penguatan ini mencatatkan kenaikan sebesar 51,35 poin atau setara 0,95% dibanding penutupan sebelumnya, menunjukkan sentimen positif di pasar modal domestik. Volume perdagangan mencapai 43,93 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp16,19 triliun, menggambarkan tingginya minat investor dalam aktivitas perdagangan akhir pekan.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 477 saham menguat, 187 saham mengalami penurunan, sementara 129 lainnya bergerak stagnan. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama menguat, dengan sektor barang konsumen non primer menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan mencapai 3,24%. Sementara itu, sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang bergerak negatif, turun 0,15%.

Di tingkat regional, pasar saham Asia mayoritas bergerak menguat. Indeks Hang Seng Composite di Hong Kong naik 0,69%, indeks Straits Times di Singapura melonjak 0,07%, dan indeks Shanghai Composite di Tiongkok meroket 0,89%. Sebaliknya, indeks Nikkei 225 di Jepang melemah 0,34%. Di Eropa, bursa saham mengalami tekanan, dengan indeks DAX di Jerman turun 0,46% dan FTSE 100 di Inggris melemah 0,06%. Di Amerika Serikat, pasar saham cenderung merah, dengan indeks S&P 500 turun 1,21%, NASDAQ Composite melemah 2,60%, meski Dow Jones menguat tipis 0,02%.

Kenaikan IHSG akhir pekan ini mencerminkan kembali kepercayaan investor terhadap pasar domestik, meskipun tekanan dari pasar global masih ada. Kondisi ini menunjukkan ketahanan pasar Indonesia terhadap volatilitas eksternal, sekaligus mencerminkan dinamika perdagangan yang aktif dan seimbang di akhir pekan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya