Indonesia-China Perkuat Kolaborasi Kelautan di Shenzhen
Acara "Keajaiban Biru Kerja Sama Kelautan" di Shenzhen menyoroti kemajuan kerja sama bilateral di sektor kelautan melalui kolaborasi ilmiah dan inovasi teknologi.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 06.36 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pertemuan strategis bertajuk "Keajaiban Biru Kerja Sama Kelautan" digelar di Shenzhen, Provinsi Guangdong, pada 1 September 2026, menjadi wadah dialog lintas sektor antara Indonesia dan Tiongkok dalam bidang kelautan. Acara ini menghadirkan perwakilan dari lembaga pemerintah, institusi akademik, think tank, serta pelaku industri dari kedua negara, yang berbagi hasil konkret dari inisiatif kolaboratif di bidang penelitian, teknologi, dan pengelolaan sumber daya laut.
Kegiatan menekankan pentingnya kerja sama ilmiah sebagai fondasi penguatan hubungan bilateral di sektor maritim. Berbagai proyek penelitian yang dibahas mencakup pengembangan teknologi pemantauan laut, konservasi ekosistem terumbu karang, serta pemanfaatan sumber daya kelautan berkelanjutan. Hasil dari kerja sama ini telah menunjukkan dampak nyata dalam peningkatan kapasitas ilmiah dan teknologi di kedua negara.
Para peserta menyoroti pentingnya pertukaran pengetahuan dan sumber daya manusia sebagai pilar utama dalam menjaga keberlanjutan kerja sama. Dalam sesi diskusi, sejumlah narasumber menekankan bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang proyek-proyek konkret, tetapi juga membentuk fondasi kepercayaan dan komitmen jangka panjang dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan kawasan maritim.
Tujuan utama acara adalah memperkuat sinergi antara kedua negara dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, pencemaran laut, dan degradasi ekosistem. Dengan membangun ekosistem kolaboratif yang inklusif, Indonesia dan Tiongkok menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ekonomi Kreatif Dorong PDRB Jakarta Capai Rp410 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.27 WITA

Empat Acara Besar Serentak di Senayan Picu Pengalihan Lalu Lintas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.27 WITA

Elektabilitas PSI Berada di Bawah NasDem dalam Survei IPO
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.25 WITA

Gubernur Kalbar Tekankan Penyelesaian BBM dan Listrik dalam Rapat Koordinasi
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.24 WITA

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Gagal Digagalkan Tim Gabungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Fokus Tindak Pengguna HP dan Pelanggaran Berbahaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.22 WITA

Pemprov DKI Siapkan Relokasi Pedagang Selama Revitalisasi Taman Puring
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.22 WITA

