Iran Janjikan Balasan Tak Terlupakan untuk Serangan AS
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan balasan tegas terhadap AS pasca serangan rudal yang menewaskan empat warga, termasuk anak kecil, di acara pernikahan di Hormozgan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 15.48 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Serangan rudal militer Amerika Serikat menghantam sebuah rumah di kawasan Kuhestak, dekat kota Sirik, Provinsi Hormozgan, pada Selasa (1/9), saat sedang berlangsung acara pernikahan. Insiden itu menewaskan empat orang, termasuk seorang balita, serta melukai lebih dari lima puluh lainnya. Serpihan rudal tersebut disebut menghantam bangunan warga yang sedang penuh dengan tamu.
Menanggapi kejadian tersebut, Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, menyatakan bahwa bangsa Iran dan poros perlawanan akan memberikan hukuman yang tak terlupakan bagi Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi, dengan menekankan bahwa AS akan menyesali tindakannya di masa depan. Pernyataan itu disampaikan berdasarkan laporan dari media Tasnim.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) ikut mengonfirmasi komitmen untuk menanggapi serangan dengan tindakan balasan. Juru bicara IRGC, Hossein Mohebi, menyatakan bahwa para agresor akan menyesali tindakan mereka, sambil menegaskan bahwa hukuman berat menanti pihak yang bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa keberadaan militer AS di wilayah regional menjadi target strategis dalam konteks kembali menunjukkan kekuatan Iran.
Dalam respons militer, Iran melancarkan serangan terkoordinasi menggunakan rudal dan drone terhadap pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, Yordania, serta Erbil, wilayah otonom Kurdistan di Irak. IRGC mengklaim serangan tersebut berhasil menghancurkan pusat pemeliharaan, gudang militer, dan sistem pemandu aerostat pengintai militer AS di Erbil, sebagai bagian dari strategi menekan kehadiran militer Barat di kawasan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

