Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran: Perjanjian Pertahanan Tiga Negara Tak Ancam Keamanan

Iran menyatakan tidak melihat perjanjian pertahanan antara Saudi, Turki, dan Pakistan sebagai ancaman, menilai negara-negara Islam telah sadar akan keterbatasan keamanan dari AS yang fokus pada Israel.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 19.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Iran: Perjanjian Pertahanan Tiga Negara Tak Ancam Keamanan
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa Teheran tidak memandang perjanjian kerja sama pertahanan trilateral antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan sebagai ancaman terhadap kepentingan nasionalnya. Ia menekankan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya regional untuk memperkuat stabilitas dan kemandirian strategis di tengah ketidakpastian keterlibatan kekuatan global.

Baghaei menyoroti bahwa negara-negara Islam di kawasan telah menyadari bahwa keamanan mereka tidak dapat dijamin secara penuh oleh Amerika Serikat. Menurutnya, prioritas utama Washington dalam hubungan internasional kini justru berfokus pada perlindungan kepentingan Israel, yang mengurangi kepercayaan terhadap komitmen AS dalam menjaga keamanan mitra regional.

Dalam pernyataannya, Baghaei menekankan bahwa Iran tetap mengusung prinsip non-klaim ancaman dan menolak mengkarakterisasi kebijakan strategis negara lain sebagai provokatif, selama tidak melanggar hukum internasional atau mengancam kedaulatan. Ia menekankan pentingnya dialog dan kerja sama regional yang bersifat inklusif dan berbasis kepentingan bersama.

Pernyataan ini menjadi respons terhadap dinamika keamanan regional yang semakin kompleks, di mana negara-negara Muslim mulai membangun mekanisme pertahanan kolektif sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan arah kebijakan luar negeri besar-besaran. Iran tetap menekankan pentingnya pendekatan damai dan diplomasi dalam menangani ketegangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya