Iran Respons Serangan AS, Tegaskan Siap Hadapi Eskalasi
Iran menanggapi serangan terhadap pangkalan militer dengan balasan militer di tiga negara Teluk, menunjukkan kesiapan menghadapi eskalasi konflik yang dipicu kebijakan AS.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 01.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Iran secara tegas membalas serangan terhadap instalasi militernya dengan menargetkan posisi militer Amerika Serikat di Yordania, Bahrain, dan Kuwait. Aksi tersebut dilakukan meskipun Washington telah mengancam respons lebih dahsyat jika Teheran memilih balas dendam. Kebijakan balasan ini dianggap sebagai bentuk peringatan bahwa Iran tidak lagi menganggap diplomasi sebagai jalan utama penyelesaian ketegangan.
Mohammad Eslami, pakar studi Timur Tengah dan Afrika Utara dari Universitas Teheran, menyatakan bahwa Iran telah menilai bahwa Washington tidak memiliki niat serius untuk menyelesaikan krisis secara damai. Ia menekankan bahwa sikap AS yang konsisten mengancam dan mempertahankan kehadiran militer di kawasan justru memperkuat keyakinan Teheran bahwa diplomasi tidak lagi efektif sebagai alat menstabilkan hubungan.
Menurut Eslami, tahap awal konfrontasi telah mengungkap keterbatasan kemampuan militer AS dan Israel dalam menanggapi serangan balasan Iran. Ia menegaskan bahwa jika pihak Barat memilih kembali memicu perang skala penuh, Iran siap memberikan respons yang lebih intensif dan terukur. Kesiapan ini bukan sekadar ancaman, melainkan bagian dari strategi pertahanan yang telah dipersiapkan secara matang.
Iran menegaskan bahwa balasan militer bukan bentuk provokasi, melainkan respons terhadap agresi yang dilakukan secara terus-menerus. Dengan menunjukkan kapasitas balasan, Teheran ingin menegaskan bahwa negaranya tidak akan terus-menerus menjadi pihak yang hanya menerima serangan tanpa tanggapan. Tujuan utama aksi ini adalah untuk memaksa lawan berpikir ulang terhadap strategi yang diambil.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


