Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania Balas Serangan di Larak
Korps Garda Revolusi Iran mengklaim telah menyerang dua pangkalan militer AS di Yordania sebagai balasan atas serangan ke Pulau Larak, dengan menargetkan infrastruktur dan lokasi penempatan pesawat tempur.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.35 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 9x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah melancarkan serangan balasan terhadap dua pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania pada Senin (31/8), menanggapi serangan udara AS terhadap lokasi peluncur roket di Pulau Larak pada hari sebelumnya. Serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal balistik yang mengarah pada pangkalan King Hussein dan Al Azraq, dengan tujuan menghancurkan fasilitas teknis dan area penempatan pesawat tempur. IRGC menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan respons terhadap agresi yang dianggap memicu ketegangan di kawasan Selat Hormuz.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa setiap tindakan kekerasan dari Amerika Serikat tidak akan mampu melemahkan kontrol Iran atas Selat Hormuz, sekaligus menegaskan bahwa setiap serangan akan dibalas dengan respons yang lebih intensif. Pihak Iran menilai bahwa upaya AS untuk mengintervensi secara militer hanya akan memperburuk krisis regional, bukan menyelesaikannya. Serangan terhadap Larak dilakukan pada Minggu (30/8), dengan alasan bahwa IRGC sedang bersiap meluncurkan roket berpeluru kendali ke Selat Hormuz, menurut penilaian militer AS.
Serangan AS ke Pulau Larak terjadi pada Senin dini hari, menjadi yang pertama dalam sebulan terakhir, dan berlangsung di tengah upaya penurunan ketegangan yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir. Meski konflik sempat mereda, tindakan militer AS ini dianggap memicu eskalasi baru. IRGC pada hari yang sama mengutuk serangan tersebut sebagai bentuk intervensi ilegal yang melanggar kedaulatan wilayah Iran.
Pernyataan IRGC menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan dan kedaulatan nasional, dengan menegaskan bahwa setiap bentuk agresi akan diperhitungkan secara serius. Balasan serangan ke Yordania menjadi bukti bahwa Iran mampu merespons secara langsung terhadap ancaman militer dari kekuatan asing, meskipun berlokasi jauh dari wilayahnya. Kedua pangkalan yang diserang merupakan bagian dari jaringan logistik dan operasional militer AS di Timur Tengah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

