Kapal Bahan Kimia Terbakar di Bombana, Dua Tewas dan Belasan Luka Keracunan
Kebakaran kapal pengangkut bahan kimia di perairan Bombana menewaskan dua orang dan menyebabkan sejumlah awak mengalami keracunan akibat paparan zat berbahaya.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kapal Motor Legenda Nusantara 99 mengalami kebakaran hebat di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Selasa dini hari, 1 September 2026. Kapal yang berangkat dari Jakarta menuju Morowali itu membawa muatan bahan kimia dan alat berat. Kebakaran diduga berasal dari kebocoran cairan berbahaya saat kapal melintasi wilayah perairan tersebut.
Laporan insiden diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 08.35 Wita dari seorang pelapor bernama Zaenal. Operasi evakuasi segera dilakukan setelah tim rescue dari Unit Siaga SAR Muna berangkat menggunakan speedboat milik Polair. Seluruh awak kapal, sebanyak 13 orang, berhasil dievakuasi dan dibawa ke Pelabuhan Tampo dengan bantuan kapal penolong KM KBR Benua Dua.
Dalam proses evakuasi, tiga awak dilaporkan mengalami keracunan akibat paparan bahan kimia dan segera dilarikan ke rumah sakit. Dua korban, Yudi Bagus (22) dan John Petro (42), dinyatakan meninggal dunia akibat cedera dan paparan racun. Nakhoda kapal, Sahriar (42), juga mengalami gangguan kesehatan akibat keracunan dan mendapatkan penanganan medis intensif.
Para korban tiba di Pelabuhan Tampo sekitar pukul 10.40 Wita dan langsung dibawa ke RSUD L.M. Baharuddin menggunakan ambulans dari Puskesmas Tampo dan Kesehatan Pelabuhan. Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan mendapatkan perawatan, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Tim terkait telah kembali ke kesatuannya masing-masing.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak berwenang. Hasil investigasi akan menjadi acuan utama dalam menentukan penyebab kecelakaan dan langkah pencegahan di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


