KTB Gelar Recall 111 Ribu Unit Fuso Canter karena Lampu Rem Bermasalah
Perusahaan mengumumkan penarikan massal 111.195 unit Fuso Canter Euro 4 akibat potensi gangguan pada sakelar lampu rem, dengan perbaikan gratis melalui diler resmi mulai 24 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) resmi meluncurkan program penarikan dan perbaikan kendaraan (recall) terhadap 111.195 unit Mitsubishi Fuso Canter tipe Euro 4 yang diproduksi antara 1 April 2022 hingga 30 Mei 2026. Program ini dilakukan secara bertahap mulai 24 September 2026 dan dilaksanakan di seluruh dealer resmi Mitsubishi Fuso di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan menyusul temuan adanya risiko penurunan kinerja komponen kunci di sistem lampu rem.
Kegagalan terjadi pada sakelar lampu rem (brake light switch), yang merupakan komponen asli impor dari Jepang. Hasil pemantauan kualitas rutin bersama Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) menunjukkan bahwa kontak internal pada sakelar dapat mengalami penurunan fungsi seiring pemakaian jangka panjang. Dalam kondisi tersebut, lampu rem belakang berpotensi tidak menyala secara optimal, meskipun sistem pengereman tetap berfungsi normal. Pada saat terjadi, lampu indikator peringatan di panel instrumen akan menyala sebagai sinyal awal bagi pengemudi.
Penyebab utama ditemukan terkait arus listrik berlebih yang dapat menyebabkan kenaikan suhu pada komponen sakelar. Ketidakstabilan tegangan ini berpotensi merusak fungsi jangka panjang dari sakelar, meski tidak memengaruhi sistem kendaraan lainnya. Untuk menanggulangi hal ini, KTB dan MFTBC telah merevisi spesifikasi komponen dengan menambahkan relay dan sub-harness baru guna menyeimbangkan beban listrik dan meningkatkan daya tahan.
Semua kendaraan yang terdampak akan diperiksa dan diganti komponennya secara gratis di diler resmi. Proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam per unit. Konsumen yang tercatat dalam program recall akan menerima notifikasi langsung dari dealer untuk penjadwalan servis tanpa biaya tambahan. Tujuan utama dari kampanye ini adalah menjaga keselamatan berkendara dan memastikan performa kendaraan tetap optimal sesuai standar keselamatan internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ancol Hentikan Penyelenggaraan Scream or Dance 2026
Ancol memutuskan tidak melanjutkan festival musik internasional Scream or Dance 2026 setelah evaluasi dan dialog dengan promotor, menekankan komitmen terhadap kenyamanan dan inklusivitas kawasan.
29 September 2026

Influenza Naik di September, Kemenkes Imbau Pencegahan pada Anak
Peningkatan kasus influenza mulai September 2026 dipicu pola musiman, dengan dominasi virus H1N1 PDM09, dan Kemenkes imbau pencegahan khusus pada anak.
29 September 2026

Kawah Ijen Dibuka Kembali Setelah Karhutla Terkendali
Taman Wisata Alam Kawah Ijen resmi dibuka kembali setelah ditutup sementara akibat kebakaran hutan dan lahan, dengan syarat pemesanan tiket secara daring dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan.
29 September 2026

Kemenkes Imbau Tak Konsumsi Oseltamivir Sembarangan
Kemenkes memperingatkan masyarakat agar tidak membeli atau mengonsumsi Oseltamivir tanpa resep dokter, menyusul lonjakan kasus influenza A dan kelangkaan obat di sejumlah daerah.
29 September 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian Tegaskan Kebutuhan Kepercayaan Sebelum Pertemuan dengan Trump
Selasa, 29 September 2026, 17.59 WITA

Netanyahu Siapkan Tuntutan Hukum atas Erdogan
Selasa, 29 September 2026, 17.53 WITA

Belanda Minta Penjelasan soal Cabut Status Diplomat Israel
Selasa, 29 September 2026, 17.53 WITA

Netanyahu Minta UEA Bantah Laporan Peringatan Serangan Hamas
Selasa, 29 September 2026, 17.52 WITA

Kebijakan Pemimpin Harus Berpihak pada Rakyat
Selasa, 29 September 2026, 17.52 WITA

Saham MNC Group Melonjak Pasca Penerapan Harga Minimum Rp1
Selasa, 29 September 2026, 17.51 WITA

Prabowo Dorong Rehabilitasi Narkoba Atasi Kekurangan Ruang Lapas
Selasa, 29 September 2026, 17.51 WITA

Pertumbuhan Ekonomi 2026 Diproyeksikan 5,4%, HSBC Soroti Ketahanan Domestik
Selasa, 29 September 2026, 17.50 WITA

