Mahasiswa KKN UHO Bantu Pembangunan di Lalombaa-Kolaka
Ratusan mahasiswa dari empat fakultas Universitas Halu Oleo melaksanakan KKN gabungan di wilayah Lalombaa, Kolaka, fokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan infrastruktur dasar.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Ratusan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dari empat fakultas bergerak bersama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) gabungan di desa Lalombaa, Kecamatan Lalombaa, Kabupaten Kolaka. Kegiatan yang berlangsung selama empat minggu ini mengedepankan pendekatan kolaboratif untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Kegiatan mencakup peningkatan akses jalan, penguatan kapasitas kelompok tani, serta pelatihan digitalisasi pemasaran produk lokal.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Setiap kelompok diberi tugas spesifik sesuai keahlian masing-masing, dengan hasil nyata yang terukur dalam bentuk pembangunan jalan desa, pelatihan usaha mikro, serta penyusunan dokumen perencanaan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan partisipatif menjadi kunci utama, di mana masyarakat setempat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan program.
Salah satu hasil konkret yang diraih adalah pembangunan jalan akses desa yang sebelumnya terputus akibat musim hujan. Jalan sepanjang 1,2 kilometer telah selesai dibangun dan langsung digunakan oleh warga untuk akses ke pasar dan sekolah. Selain itu, kelompok tani setempat telah dilatih dalam pengelolaan produk pertanian secara modern, termasuk pengemasan dan promosi melalui media digital. Program ini juga menyasar peningkatan literasi digital di kalangan pelajar dan ibu rumah tangga.
Ketua Tim KKN, Andi Rizal, menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami tidak datang hanya untuk menyelesaikan tugas akademik, tetapi untuk memberikan solusi nyata yang bisa dijalankan oleh masyarakat setelah kami pulang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program dinilai dari keterlibatan aktif warga dan keberlangsungan program pasca-KKN.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


