Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mahasiswa KKN UHO Bantu Pembangunan di Lalombaa-Kolaka

Ratusan mahasiswa dari empat fakultas Universitas Halu Oleo melaksanakan KKN gabungan di wilayah Lalombaa, Kolaka, fokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan infrastruktur dasar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Mahasiswa KKN UHO Bantu Pembangunan di Lalombaa-Kolaka
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Ratusan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dari empat fakultas bergerak bersama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) gabungan di desa Lalombaa, Kecamatan Lalombaa, Kabupaten Kolaka. Kegiatan yang berlangsung selama empat minggu ini mengedepankan pendekatan kolaboratif untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Kegiatan mencakup peningkatan akses jalan, penguatan kapasitas kelompok tani, serta pelatihan digitalisasi pemasaran produk lokal.

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Setiap kelompok diberi tugas spesifik sesuai keahlian masing-masing, dengan hasil nyata yang terukur dalam bentuk pembangunan jalan desa, pelatihan usaha mikro, serta penyusunan dokumen perencanaan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan partisipatif menjadi kunci utama, di mana masyarakat setempat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan program.

Salah satu hasil konkret yang diraih adalah pembangunan jalan akses desa yang sebelumnya terputus akibat musim hujan. Jalan sepanjang 1,2 kilometer telah selesai dibangun dan langsung digunakan oleh warga untuk akses ke pasar dan sekolah. Selain itu, kelompok tani setempat telah dilatih dalam pengelolaan produk pertanian secara modern, termasuk pengemasan dan promosi melalui media digital. Program ini juga menyasar peningkatan literasi digital di kalangan pelajar dan ibu rumah tangga.

Ketua Tim KKN, Andi Rizal, menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami tidak datang hanya untuk menyelesaikan tugas akademik, tetapi untuk memberikan solusi nyata yang bisa dijalankan oleh masyarakat setelah kami pulang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program dinilai dari keterlibatan aktif warga dan keberlangsungan program pasca-KKN.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya