Media Diharapkan Perkuat Promosi Potensi Ekonomi Daerah
Media massa diminta menghadirkan pemberitaan mendalam yang menghubungkan potensi lokal dengan peluang ekonomi dan investasi di NTT secara akurat dan menarik.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.46 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 22x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah dan pelaku ekonomi di Nusa Tenggara Timur menyadari pentingnya peran media dalam memperluas kesadaran publik terhadap potensi ekonomi daerah. Dalam forum Capacity Building Media 2026 di Kalabahi, para jurnalis diajak memahami bahwa tugas media tidak hanya menyampaikan berita cepat, tetapi juga menyajikan narasi yang mampu menggambarkan keterkaitan antara potensi lokal dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan pendekatan yang berbasis fakta dan visual yang kuat, media diharapkan menjadi alat efektif dalam membangun pemahaman luas tentang UMKM, pariwisata, serta komoditas unggulan daerah.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi NTT menekankan pentingnya pemberitaan yang tidak hanya menggambarkan keindahan destinasi, tetapi juga menyoroti keterlibatan masyarakat lokal, produk lokal, serta dampak ekonomi langsung dari aktivitas pariwisata. Pendekatan semacam ini dinilai mampu menghadirkan informasi yang lebih utuh, memberi gambaran nyata mengenai peluang usaha dan tantangan pengembangan ekonomi di wilayah tersebut.
Pendekatan jurnalistik yang mendalam, lanjut narasumber, harus mampu mengangkat isu ekonomi dari sudut pandang yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, media tidak sekadar menyebarkan informasi, tetapi ikut membentuk persepsi publik terhadap potensi daerah. Pengalaman lapangan, seperti kunjungan ke destinasi alam dan budaya, menjadi bagian penting dari proses pelatihan untuk memastikan pemberitaan didasarkan pada observasi langsung dan data nyata.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, organisasi pers, dan narasumber dinilai krusial untuk menciptakan pemberitaan yang konsisten dan berdampak luas. Dengan sinergi ini, media diharapkan menjadi agen perubahan dalam memperkenalkan NTT sebagai destinasi investasi dan pengembangan ekonomi berkelanjutan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan ekosistem informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dan minat investor.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Bursa Efek Indonesia memantau aktivitas pasar tak lazim pada saham PNSE dan DKHH menyusul kenaikan harga yang tidak wajar dalam periode singkat.
24 Oktober 2026

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Wakil Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk. membeli 5,5 juta saham BRMS senilai total Rp2,46 miliar dalam dua transaksi terpisah pada 22 Oktober 2026.
24 Oktober 2026

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Inflasi inti Jepang mencapai 2,1% pada September 2026, tertinggi sepanjang tahun, mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan di akhir tahun.
24 Oktober 2026

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Investor diminta tidak asal beli saham karena harga turun, melainkan menilai kualitas bisnis dan valuasi secara komprehensif.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Prabowo Siap Salurkan Rp400 T untuk Petani dan Nelayan Tahun Depan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Pemerintah Alihkan Ekspor Gas ke Dalam Negeri untuk Kelistrikan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

Stok Beras Nasional Tembus 4,56 Juta Ton, Tertinggi Sejak 1992
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.36 WITA

