Menlu Wakili Prabowo di Sidang PBB 2026
Menteri Luar Negeri Sugiono akan memimpin delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, sesuai arahan Presiden Prabowo yang fokus pada isu domestik.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 07.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto tidak akan hadir dalam rangkaian Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, pada pekan depan. Keputusan ini telah dipastikan oleh pemerintah dan disampaikan secara resmi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang. Ia menegaskan bahwa arahan Presiden menunjuk Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, sebagai kepala delegasi Indonesia dalam acara High-Level Week (HLW) UNGA tahun ini.
Sugiono akan memimpin sejumlah 22 pertemuan strategis selama masa sidang, termasuk debat umum dan berbagai forum multilateral yang diinisiasi PBB. Agenda utama yang dibawa Indonesia mencakup penguatan ketahanan nasional dan regional sebagai bagian dari upaya mewujudkan stabilitas global. Pemerintah juga menekankan pentingnya multilateralisme yang inklusif, komitmen terhadap perdamaian dunia—khususnya terkait isu Palestina—serta peran Indonesia sebagai penghubung antarnegara dalam kerangka diplomasi global.
Dalam kesempatan tersebut, Indonesia akan menyampaikan posisi terkait reformasi PBB, penguatan posisi Global South, serta capaian pembangunan nasional dalam berbagai bidang. Selain itu, Sugiono akan menghadiri forum konsultasi antarnegara menengah (MIKTA), pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta berbagai pertemuan bilateral dengan sejumlah negara mitra. Yvonne menegaskan bahwa meski tidak hadir secara langsung, kehadiran Menlu sebagai wakil Presiden tetap membawa bobot politik signifikan di kancah internasional.
Pemerintah juga akan menyelenggarakan resepsi diplomatik di New York sebagai bagian dari strategi kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030. Tema utama HLW UNGA tahun ini, "Restoring Trust, Managing Transformation: A United Nations That Delivers for All", menjadi latar belakang utama dari semua agenda yang disiapkan oleh Indonesia, menunjukkan komitmen kuat terhadap peran PBB yang lebih efektif dan responsif terhadap tantangan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Influenza A Melonjak, Anak Usia Dini Paling Terdampak
Kenaikan kasus influenza A kini terjadi secara nasional, dengan anak usia 0–4 tahun menjadi kelompok paling banyak terinfeksi, meski fasilitas kesehatan tetap stabil.
18 September 2026

74 WNI Masih di Mocha, Kemlu Pantau Kondisi Secara Berkala
Kementerian Luar Negeri melaporkan 74 pelajar WNI masih berada di Kota Mocha, Yaman, dalam situasi ketegangan regional yang terus dipantau secara intensif.
18 September 2026

Antrean BBM di Makassar Disebabkan Perubahan Pola Konsumsi dan Penimbunan
Kementerian ESDM mengungkap penyebab antrean panjang di SPBU Makassar akibat pergeseran konsumsi ke BBM subsidi dan praktik penimbunan ilegal oleh oknum.
18 September 2026

Hujan Lebat Picu Banjir di Mogadishu, Pemerintah Bentuk Tim Tanggap Darurat
Hujan deras semalaman mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Mogadishu, merusak rumah dan mengganggu akses, menyebabkan pemerintah daerah membentuk komite tanggap darurat untuk penanganan darurat.
18 September 2026
Berita Lainnya

Xiaomi Perkenalkan Tiga Perangkat Wearable Baru dengan Fitur Kesehatan dan Daya Tahan Tinggi
Jumat, 18 September 2026, 07.37 WITA

Prabowo Ungkap Skema Ekspor Satu Pintu untuk Hentikan Kebocoran Negara
Jumat, 18 September 2026, 07.36 WITA

RUU Keuangan Negara Harus Diposisikan sebagai Alat Politik Ekonomi
Jumat, 18 September 2026, 07.36 WITA

Rasio Pajak RI Mendekati 10%, DPR Soroti Kinerja Penerimaan
Jumat, 18 September 2026, 07.36 WITA

Subsidi BBM Pakistan Diterapkan, Warga Kesulitan Akses
Jumat, 18 September 2026, 07.33 WITA

Adhi Karya Minta Maaf, Janji Tuntaskan Proyek LRT City
Jumat, 18 September 2026, 07.33 WITA

Haji Isam Siap Akuisisi 30% Saham BYAN, Nilai Kepemilikan di Tiga Emiten Capai Rp93 Triliun
Jumat, 18 September 2026, 07.32 WITA

Mal Senayan City Tanggapi Viral Tindakan Kekerasan di Food Court
Jumat, 18 September 2026, 07.30 WITA


