Mesir dan China Tekankan Dukungan untuk Palestina dan Tolak Pengusiran Warga Gaza
Mesir dan China menegaskan dukungan terhadap negara Palestina merdeka dengan batas 4 Juni 1967 dan menolak segala bentuk pengusiran paksa warga Gaza.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden China Xi Jinping mengeluarkan pernyataan bersama yang menekankan pentingnya isu Palestina bagi perdamaian regional. Dalam pertemuan di Kairo pada 1 September 2026, keduanya menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi berkelanjutan berbasis prinsip dua negara, serta menegaskan bahwa stabilitas Timur Tengah tidak bisa dicapai tanpa penyelesaian konflik Israel-Palestina.
Dalam pernyataan tersebut, kedua pemimpin menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, dengan batas wilayah yang ditetapkan berdasarkan garis 4 Juni 1967. Yerusalem Timur ditetapkan sebagai ibu kota negara Palestina yang diakui secara internasional. Pernyataan ini menjadi klarifikasi kuat atas posisi kedua negara terhadap status kota suci tersebut.
Kedua negara secara tegas menolak rencana pengusiran paksa warga Palestina dari wilayah mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung, terlepas dari alasan yang dikemukakan oleh pihak manapun. Mereka menekankan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan merupakan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan.
Pernyataan bersama juga menyerukan segera ditegakkannya gencatan senjata di Jalur Gaza, serta akses tanpa batas bagi bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sipil. Selain itu, kedua negara mendesak agar Otoritas Palestina segera kembali mengelola wilayah Gaza sebagai bagian dari upaya pemulihan kedaulatan dan administrasi lokal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

