Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mesir dan China Tekankan Dukungan untuk Palestina dan Tolak Pengusiran Warga Gaza

Mesir dan China menegaskan dukungan terhadap negara Palestina merdeka dengan batas 4 Juni 1967 dan menolak segala bentuk pengusiran paksa warga Gaza.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Mesir dan China Tekankan Dukungan untuk Palestina dan Tolak Pengusiran Warga Gaza
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden China Xi Jinping mengeluarkan pernyataan bersama yang menekankan pentingnya isu Palestina bagi perdamaian regional. Dalam pertemuan di Kairo pada 1 September 2026, keduanya menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi berkelanjutan berbasis prinsip dua negara, serta menegaskan bahwa stabilitas Timur Tengah tidak bisa dicapai tanpa penyelesaian konflik Israel-Palestina.

Dalam pernyataan tersebut, kedua pemimpin menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, dengan batas wilayah yang ditetapkan berdasarkan garis 4 Juni 1967. Yerusalem Timur ditetapkan sebagai ibu kota negara Palestina yang diakui secara internasional. Pernyataan ini menjadi klarifikasi kuat atas posisi kedua negara terhadap status kota suci tersebut.

Kedua negara secara tegas menolak rencana pengusiran paksa warga Palestina dari wilayah mereka, baik secara langsung maupun tidak langsung, terlepas dari alasan yang dikemukakan oleh pihak manapun. Mereka menekankan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan merupakan bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan.

Pernyataan bersama juga menyerukan segera ditegakkannya gencatan senjata di Jalur Gaza, serta akses tanpa batas bagi bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sipil. Selain itu, kedua negara mendesak agar Otoritas Palestina segera kembali mengelola wilayah Gaza sebagai bagian dari upaya pemulihan kedaulatan dan administrasi lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya