MK Diminta Batalkan Pelantikan Gibran karena Syarat Pendidikan Tidak Terpenuhi
Kuasa hukum gugatan PHPU Pilpres 2024 meminta MK membatalkan penetapan dan pelantikan Gibran sebagai Wapres lantaran tidak memenuhi syarat pendidikan sesuai UU Pemilu.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.04 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Mahkamah Konstitusi (MK) diminta mengabulkan permohonan untuk membatalkan penetapan dan pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden hasil Pemilu 2024. Alasannya, calon tersebut dinilai tidak memenuhi kriteria pendidikan yang diwajibkan dalam Pasal 169 huruf r Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Permohonan ini disampaikan oleh kuasa hukum yang mewakili pihak penggugat dalam sidang perdana di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026).
Bambang Widjajanto, selaku kuasa hukum, menegaskan bahwa syarat pendidikan merupakan ketentuan yang bersifat imperatif dan harus dipenuhi secara sah pada masa pendaftaran serta penetapan pasangan calon. Ia menekankan bahwa kelalaian dalam memenuhi persyaratan tersebut tidak dapat diabaikan, meskipun telah terjadi pelantikan. Menurutnya, tidak ada ruang bagi pengecualian terhadap ketentuan yang jelas dalam undang-undang, terlebih dalam konteks pencalonan jabatan strategis seperti Wakil Presiden.
Dalam sidang tersebut, Bambang juga meminta MK secara tegas menyatakan bahwa Gibran tidak memenuhi syarat sebagai calon Wakil Presiden karena tidak memiliki ijazah SMA yang sah sesuai ketentuan. Permohonan ini menekankan pentingnya konsistensi dalam penerapan hukum, khususnya dalam menjaga integritas proses demokrasi dan kepastian hukum. Ia menekankan bahwa keputusan MK akan menjadi penentu apakah proses pemilu tetap berjalan sesuai aturan atau justru membuka celah bagi pelanggaran sistemik.
Pihak penggugat berharap MK tidak hanya meninjau formil, tetapi juga membuka ruang untuk pengajuan bukti terkait ijazah yang dipersoalkan. Hal ini penting untuk menjamin keadilan dan transparansi dalam proses verifikasi kelayakan calon. Dengan demikian, MK diharapkan dapat mengambil keputusan yang tidak hanya memenuhi aspek hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pemilu yang adil dan berintegritas tinggi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Menteri Pertanian menegaskan harga beras akan turun dalam pekan ini berkat peningkatan pasokan dan penertiban beras fortifikasi yang tidak sesuai standar.
21 September 2026

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Penerapan bahan bakar nabati E50 dan B50 ditargetkan menghemat devisa hingga Rp500 triliun per tahun melalui pengurangan impor energi.
21 September 2026

Prabowo Sebut Kritikus "Goblok", Pakar Soroti Tanda Otoritarianisme
Presiden Prabowo menyebut para pakar dan akademisi yang mengkritiknya sebagai "goblok", pernyataan yang dikhawatirkan memperburuk budaya kritis dan memperkuat dominasi kekuasaan.
21 September 2026

Trump Cabut Akses Jurnalis, AS Setujui Penjualan F-35 ke Saudi
Pemerintahan Trump mencabut akses media ke Gedung Putih terhadap tiga outlet, sementara AS setujui penjualan jet F-35 bernilai miliaran dolar ke Arab Saudi, memicu protes dari Israel dan Iran tetapkan syarat untuk perundingan terkait Selat Hormuz.
21 September 2026
Berita Lainnya

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

