Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Netanyahu Tegaskan Militer Tak Mundur dari Wilayah Gaza

Perdana Menteri Israel menegaskan tidak akan menarik pasukan dari area yang dikuasai, termasuk wilayah sekitar 60 persen Jalur Gaza, demi memastikan demiliterisasi dan pelucutan senjata Hamas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Netanyahu Tegaskan Militer Tak Mundur dari Wilayah Gaza
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan secara tegas bahwa pasukan militer negaranya tidak akan menarik diri dari wilayah yang kini dikuasai di sepanjang Jalur Gaza bagian utara. Kunjungan ke posisi militer di kawasan yang disebut "Garis Kuning" dilakukan pada 26 November 2023, didampingi Kepala Staf Militer Eyal Zamir dan komandan Komando Selatan. Ia menegaskan bahwa keberadaan militer Israel di area tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang tidak dapat dipertimbangkan untuk direvisi.

Netanyahu menekankan bahwa wilayah yang dikuasai Israel saat ini mencakup sekitar 60 persen dari total luas Jalur Gaza. Ia menyatakan niat untuk memperluas kendali lebih jauh, menandai komitmen penuh terhadap keamanan nasional. "Kami menguasai wilayah ini, dan kami tidak akan mundur. Kami akan tetap berada di garis ini," tegasnya dalam kunjungan tersebut, yang juga menjadi bagian dari evaluasi operasional dan keamanan di markas Divisi Gaza.

Tujuan utama dari kehadiran militer Israel, menurut Netanyahu, tetap pada pelucutan senjata Hamas dan demiliterisasi menyeluruh Gaza. Ia menyatakan bahwa meski sebagian besar tujuan telah tercapai, masih terdapat pekerjaan yang harus dilanjutkan untuk memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi keamanan Israel di masa depan. Pernyataan ini menegaskan kembali komitmen pemerintah Israel terhadap pendekatan militer sebagai fondasi stabilitas wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Netanyahu juga bertemu dengan anggota pasukan khusus Shin Bet yang terlibat dalam operasi penangkapan Mu’in Muhammad al-Arabid—sosok yang diidentifikasi sebagai pemimpin aparat keamanan internal Hamas di Gaza. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemantauan intelijen dan penguatan strategi pencegahan ancaman.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya