Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Nusron Hadir di DPR Setelah Absen Dua Rapat Beruntun

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid muncul dalam rapat DPR setelah absen dua kali berturut-turut, menyapa langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco saat pembukaan sidang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 15.22 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 7x dibuka
Nusron Hadir di DPR Setelah Absen Dua Rapat Beruntun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid akhirnya hadir dalam sidang paripurna DPR RI setelah sebelumnya tidak mengikuti dua rapat beruntun. Kehadirannya pada Senin (21/9) disambut secara langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, yang menyampaikan ucapan selamat datang atas kehadirannya dalam rapat dengan agenda pengesahan tingkat I RUU Reforma Agraria. Nusron tampak mengenakan kemeja putih dan peci hitam, duduk di antara Wakil Menteri Sekretariat Negara Bambang Eko Suhariyanto dan Wakil Menteri Hukum Eddy Hiariej.

Sebelumnya, pada 15 September, Nusron tidak hadir dalam rapat pembahasan pengelolaan aset daerah dan BUMD, yang digantikan oleh Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan. Rapat tersebut juga dihadiri sejumlah gubernur serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Kemudian, pada 16 September, ia kembali absen dalam sidang terkait penetapan dan penyesuaian RKA K/L Tahun 2027, yang kembali diwakili oleh Ossy.

Setelah rapat, Ossy menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan tugas resmi yang diberikan oleh Nusron, meski tidak merinci agenda lain yang menjadi alasan ketidakhadiran menteri. Sebelumnya, Nusron telah muncul di hadapan publik pada Jumat (18/9) untuk merespons Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan kasus suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh prosedur yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pernyataannya, Nusron menegaskan bahwa seluruh kewenangan dalam proses penyidikan berada di tangan aparat penegak hukum. Ia menegaskan menghormati proses hukum dan menyatakan siap membantu KPK. Ia juga menyampaikan harapannya agar insiden ini menjadi momentum untuk mempercepat perbaikan pelayanan di lingkungan kantor pertanahan secara internal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya