Nusron Wahid Tegaskan Hormati Proses Hukum Setelah Kasus Suap ATR/BPN
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyatakan sikap menghormati proses hukum KPK terkait kasus dugaan suap di kementeriannya, meski mengungkapkan ketidaknyamanan saat dimintai keterangan di DPR.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 15.22 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan sikap menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait kasus dugaan suap di lingkungan kementeriannya, usai tampil dalam rapat pleno persetujuan RUU Pengaturan Reforma Agraria di Baleg DPR. Ia menyampaikan kekecewaan atas cara pewarta menyerangnya secara langsung, menegaskan keinginannya untuk segera meninggalkan tempat tersebut tanpa perlu pengulangan pertanyaan yang dianggap tidak perlu.
Ia menolak memberikan komentar lebih lanjut mengenai perkembangan penyelidikan KPK, menekankan bahwa pihaknya telah menyatakan sikap netral dan mengikuti prosedur hukum secara penuh. Kehadirannya di DPR merupakan yang pertama sejak namanya muncul dalam kasus tersebut, setelah dua kali absen sebelumnya.
KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan penerimaan hadiah lainnya terkait pengurusan Hak Guna Bangunan PT Summarecon. Di antaranya ialah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, politikus Partai Golkar Fahd El Fouz, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung. Empat tersangka lainnya, termasuk Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Lampri, Muhammad Fakhry, Erwin, dan Rizal Pahlevi, juga disebut sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid.
Dalam operasi senyap di wilayah Jabodetabek pada 14 September, KPK mengamankan 19 orang dan menyita uang tunai senilai Rp106,3 miliar. Uang tersebut ditemukan dalam beberapa koper berwarna merah di rumah Arif Sugiyanto, terdiri dari Rp31,86 miliar, US$2,6 juta, Sin$1,97 juta, dan SAR910 ribu. Selain itu, disita pula Rp896 juta dari rumah Rizal Pahlevi, Rp8 juta dari Zimamun Ni'am Aulawi, dan Rp49,5 juta dari Sontang Coin Manurung. Semua tersangka telah ditahan selama 20 hari pertama, mulai 15 September hingga 4 Oktober 2026, di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Menteri Pertanian menegaskan harga beras akan turun dalam pekan ini berkat peningkatan pasokan dan penertiban beras fortifikasi yang tidak sesuai standar.
21 September 2026

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Penerapan bahan bakar nabati E50 dan B50 ditargetkan menghemat devisa hingga Rp500 triliun per tahun melalui pengurangan impor energi.
21 September 2026

Prabowo Sebut Kritikus "Goblok", Pakar Soroti Tanda Otoritarianisme
Presiden Prabowo menyebut para pakar dan akademisi yang mengkritiknya sebagai "goblok", pernyataan yang dikhawatirkan memperburuk budaya kritis dan memperkuat dominasi kekuasaan.
21 September 2026

Trump Cabut Akses Jurnalis, AS Setujui Penjualan F-35 ke Saudi
Pemerintahan Trump mencabut akses media ke Gedung Putih terhadap tiga outlet, sementara AS setujui penjualan jet F-35 bernilai miliaran dolar ke Arab Saudi, memicu protes dari Israel dan Iran tetapkan syarat untuk perundingan terkait Selat Hormuz.
21 September 2026
Berita Lainnya

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

