Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Oasis Reuni di Layar Lebar, Dokumenter Perjalanan Emosional

Film dokumenter reuni Liam dan Noel Gallagher dalam tur '25 akan tayang terbatas di bioskop Indonesia pada 11–13 September 2026, sebelum rilis di Disney+.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 20.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Oasis Reuni di Layar Lebar, Dokumenter Perjalanan Emosional
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Film dokumenter berjudul *Oasis: Don't Look Back In Anger* akan hadir secara eksklusif di layar lebar bioskop Indonesia pada periode 11 hingga 13 September 2026, sebelum versi orisinalnya tayang di layanan streaming Disney+ pada akhir tahun. Penayangan terbatas ini menjadi momen penting bagi penggemar musik rock Indonesia yang menantikan dokumentasi emosional dari kebangkitan legenda musik Inggris tersebut.

Dokumenter yang disutradarai oleh Dylan Southern dan Will Lovelace ini menghadirkan akses dalam ke dalam proses persiapan, latihan, dan penampilan Oasis selama tur dunia 2025. Dengan fokus pada momen pertemuan pertama antara Liam dan Noel Gallagher setelah lebih dari dua dekade terpisah, film ini menjadi rekaman berharga dari dinamika kreatif dan emosional yang mengiringi kembalinya band ikonik tersebut ke panggung utama.

Produksi bersama Magna Studios dan Sony Music Vision dilengkapi karya kreatif dari tim profesional, termasuk peraih Oscar untuk tata suara James Mather dan Tarn Willers, sinematografer Haris Zambarloukos, serta editor George Cragg dan Martina Zamolo. Selain itu, kreator serial *Peaky Blinders*, Steven Knight, turut berperan sebagai kreator konseptual, menambah kedalaman naratif dalam dokumentasi yang menangkap dampak musik Oasis bagi generasi penikmat musik lintas usia.

Kehadiran film ini tidak hanya menjadi rekaman sejarah musik, tetapi juga refleksi atas kekuatan seni dalam menyatukan kembali perbedaan. Tur Oasis '25 yang laris terjual habis di berbagai negara menjadi bukti kuat bahwa karya musik yang tulus masih memiliki ruang besar dalam dunia hiburan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya