Pemda Diminta Perkuat Gerakan ASRI untuk Kota Bersih dan Tertata
Menteri Dalam Negeri ajak pemerintah daerah dan Forkopimda perkuat gerakan Indonesia ASRI melalui penanganan sampah berkelanjutan dan penataan tata kota yang estetis.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 11.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Menteri Dalam Negeri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan forum koordinasi pimpinan daerah dalam mendorong transformasi lingkungan perkotaan melalui Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Arahan ini disampaikan dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II di Balikpapan, yang menekankan komitmen bersama menciptakan kota yang bersih, tertata, dan ramah lingkungan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada konsistensi kebijakan dari tingkat pusat hingga daerah.
Penanganan sampah, menurut Mendagri, harus dimulai dari sumber, yakni rumah tangga, hingga pengolahan di tahap akhir. Upaya seperti pengolahan sampah menjadi energi dan penerapan konsep 3R—reduce, reuse, recycle—diprioritaskan sebagai solusi berkelanjutan. Ia juga menyebut kerja bakti atau korve sebagai alat efektif yang dapat diperkuat secara nasional untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat.
Kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota, diminta mengambil peran strategis dengan menyelaraskan kebijakan di seluruh level pemerintahan. Menurutnya, konsistensi kebijakan dari berbagai lembaga, termasuk BUMN, akan berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas lingkungan. Ia menekankan bahwa jika semua pemimpin daerah berjalan seirama, perubahan nyata dalam kebersihan kota dapat terwujud secara bertahap.
Selain sampah, Presiden juga menyoroti pentingnya penataan ruang publik, khususnya media promosi seperti spanduk dan baliho. Diperlukan pendekatan yang lebih tertib dan estetis, sejalan dengan praktik di negara maju, dengan memanfaatkan teknologi seperti videotron sebagai alternatif media promosi yang lebih efisien dan tidak mengganggu tata kota. Langkah ini diharapkan menciptakan kota yang tidak hanya bersih tetapi juga indah dipandang.
Penghargaan dalam ajang apresiasi tahun ini turut memasukkan kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri sebagai bentuk insentif bagi daerah yang unggul. Mendagri menyebut rencana penambahan kategori pertumbuhan ekonomi, setelah masukan dari Kepala BPS, sebagai upaya menyelaraskan pembangunan lingkungan dengan kesejahteraan ekonomi daerah. Tujuannya agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada kebersihan, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


