Pemerintah Akselerasi Distribusi Cabai Rawit ke Daerah Harga Tinggi
Badan Pangan Nasional kembali menyiapkan distribusi cabai rawit dari daerah surplus ke wilayah dengan harga melonjak, termasuk Sulawesi Utara yang mencapai Rp152.872 per kg, demi menstabilkan harga dan kendalikan inflasi pangan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 12 September 2026, 19.41 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali mengaktifkan skema distribusi cabai rawit melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) untuk menangani kenaikan harga di sejumlah wilayah, terutama di Sulawesi Utara yang mencatat harga tertinggi nasional mencapai Rp152.872 per kilogram. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap fluktuasi pasokan yang menimbulkan disparitas harga antar daerah, dengan harga terendah tercatat di Nusa Tenggara Timur sebesar Rp56.604 per kg. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menilai perlu intervensi cepat untuk menyeimbangkan pasokan dan mencegah dampak lanjutan terhadap inflasi pangan.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan Kementerian Pertanian untuk menentukan wilayah yang memerlukan bantuan distribusi. FDP akan difokuskan pada daerah dengan harga tinggi, dengan mengalihkan pasokan dari wilayah yang produksinya melimpah dan harganya relatif terjangkau. Petani Champion Cabai yang dibina Kementan akan dilibatkan kembali dalam proses ini, sebagai bagian dari upaya mempercepat penyaluran stok ke lokasi yang membutuhkan.
Sebelumnya, pada triwulan I-2026, FDP cabai rawit berhasil menyalurkan sebanyak 5.590 kilogram, termasuk 3.150 kg dari Enrekang, Sulawesi Selatan, ke Jakarta, serta distribusi ke Lombok Tengah dan Lombok Timur. Program ini terbukti efektif dalam menekan kenaikan harga dan berkontribusi pada penurunan inflasi pangan, khususnya pada komoditas volatil seperti cabai. Kini, pemerintah kembali menggulirkan mekanisme serupa untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang akhir tahun, terutama menjelang periode Natal dan Tahun Baru.
Faktor produksi yang menghambat pasokan mencakup kemarau berkepanjangan, serangan hama seperti trips dan kutu kebul, serta alih tanam petani ke komoditas lain. Namun, Kementan menegaskan bahwa produksi cabai rawit nasional pada bulan September diperkirakan mencapai 119 ribu ton. Sentra produksi utama masih berada di Jawa Timur, seperti Banyuwangi dan Sampang, serta daerah seperti Temanggung, Brebes, dan Magelang yang diproyeksikan mulai panen secara massal. Petani Champion Cabai telah siap mendukung distribusi jika diperlukan, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Uang Rp10 Miliar dari Sofa Penginapan Terancam Gulingkan Presiden Afrika Selatan
Skandal pencurian uang tunai Rp10,18 miliar dari sofa penginapan milik Presiden Afrika Selatan memicu gelombang kritik dan upaya pemakzulan yang kini kembali bergulir di pengadilan.
12 September 2026

Indonesia Perkuat Nelayan Skala Kecil Melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih
Indonesia menegaskan komitmen terhadap perikanan skala kecil dengan perkuatan kebijakan dan program nyata seperti KNMP di forum internasional FAO.
12 September 2026

Harga BBM Non Subsidi Naik Per 1 September 2026
Harga beberapa jenis bahan bakar minyak non subsidi di seluruh SPBU di Indonesia mengalami kenaikan mulai 1 September 2026, dengan kenaikan tertinggi pada produk bensin RON 98 dan solar premium.
12 September 2026

Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi
Presiden Prabowo Subianto tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS ke-18, memperkuat posisi Indonesia sebagai anggota baru blok ekonomi global.
12 September 2026
Berita Lainnya

Batasi Daya Baterai di Bawah 50% Saat Angkut Mobil Listrik via Kapal
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

Jakarta Diminta Evaluasi Kebutuhan Utang Sebelum Terbitkan Obligasi
Sabtu, 12 September 2026, 22.41 WITA

<Kesalahan Strategis AS Pasca 9/11 Dibongkar Eks Diplomat>
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Polisi Thailand Bekuk Sindikat Obat Diet Ilegal Senilai Rp26,7 M
Sabtu, 12 September 2026, 22.36 WITA

Donasi Rp858 Miliar dari Investor Kripto untuk Partai Populis Inggris
Sabtu, 12 September 2026, 22.35 WITA

Sinergi Bulog-TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Nasional
Sabtu, 12 September 2026, 22.31 WITA

Celine Dion Siap Hadirkan 26 Konser di Paris Setelah Pemulihan dari Penyakit Langka
Sabtu, 12 September 2026, 22.23 WITA

Dodhy Umumkan Bubar, Kangen Band Berakhir karena Kekerasan Internal
Sabtu, 12 September 2026, 22.22 WITA


