Pemerintah Lelang 9 Seri SUN dengan Kupon Maksimal 7,25%
Pemerintah menggelar lelang Surat Utang Negara hari ini dengan tawaran kupon tertinggi 7,25% untuk memenuhi pembiayaan APBN 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 09.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah akan melaksanakan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah pada Selasa, 1 September 2026, dengan jadwal pembukaan penawaran pukul 09.00 WIB dan penutupan pukul 11.00 WIB. Penyelesaian transaksi dijadwalkan pada Kamis, 3 September 2026, sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan. Tujuan utama lelang ini adalah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2026.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp32 triliun, dengan kemungkinan penyerapan maksimal mencapai 150%, atau setara Rp48 triliun. Sebanyak sembilan seri SUN akan diperjualbelikan, terdiri dari tiga seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) berjenis diskonto dan enam seri Obligasi Negara (ON) dengan kupon tetap (Fixed Rate). Salah satu seri ON, FR0110, menawarkan kupon tertinggi sebesar 7,25%, dengan jatuh tempo pada 15 Mei 2032.
Penawaran non-kompetitif untuk seri SPN dibatasi hingga 99% dari total penawaran yang dimenangkan, sementara untuk seri ON dibatasi maksimal 30%. Imbal hasil bagi pemenang non-kompetitif ditentukan berdasarkan yield rata-rata tertimbang dari hasil lelang kompetitif. Lelang dilaksanakan melalui sistem terbuka oleh Bank Indonesia dengan metode harga beragam, di mana pemenang kompetitif membayar sesuai yield yang mereka ajukan, sedangkan pemenang non-kompetitif membayar berdasarkan rata-rata tertimbang.
Pemerintah memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan volume penjualan sesuai kondisi pasar, meskipun target indikatif tetap menjadi acuan utama. Setiap unit SUN memiliki nominal Rp1 juta, dan seluruh pihak, baik institusi maupun individu, diperbolehkan mengajukan penawaran melalui peserta lelang yang telah ditetapkan. Daftar peserta mencakup sejumlah bank besar, perusahaan sekuritas, serta institusi seperti Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Saudi Percepat Proyek Pipa Minyak untuk Atasi Ketergantungan Hormuz
Arab Saudi mempercepat ekspansi pipa minyak mentah East-West hingga kapasitas 10 juta barel per hari demi mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz yang terganggu akibat konflik regional.
26 Oktober 2026

Topan Champi Rusak Infrastruktur Taiwan, Ratusan Terluka dan Ribuan Dievakuasi
Topan Champi melanda Taipei pada malam Jumat (23/10/2026), menyebabkan satu korban tewas, lebih dari 500 luka, ribuan warga dievakuasi, dan listrik padam untuk lebih dari 77 ribu rumah.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Dandong, China, melalui jembatan baru di Sungai Yalu, menandai pertemuan diplomatik penting menjelang peringatan perang Korea.
25 Oktober 2026

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Jasa Marga kembali lakukan pemeliharaan rutin jalan tol secara terjadwal untuk jaga keandalan infrastruktur dan minimalkan gangguan perjalanan pengguna.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

