Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemkab Konsel Libatkan 351 Tim untuk Perkuat Posyandu 6 SPM

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melibatkan 351 tim pembina desa dan kelurahan untuk memperkuat pelayanan posyandu berbasis 6 SPM.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 19.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemkab Konsel Libatkan 351 Tim untuk Perkuat Posyandu 6 SPM
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) memperkuat sistem kesehatan dasar melalui penguatan Posyandu berbasis 6 SPM, dengan melibatkan seluruh tim pembina desa dan kelurahan. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas target peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat bawah. Setidaknya 351 tim dari berbagai desa dan kelurahan telah terlibat aktif dalam pelatihan dan pendampingan teknis.

Pelibatan seluruh tim pembina ini bertujuan untuk memastikan konsistensi penerapan standar pelayanan kesehatan, khususnya dalam pendataan, pemantauan, dan pencegahan stunting. Dengan pendekatan berbasis komunitas, posyandu diharapkan mampu menjadi pusat layanan preventif yang efektif dan terjangkau. Setiap tim diberi tugas untuk memantau perkembangan gizi anak, konseling ibu hamil, serta pemberian layanan imunisasi secara rutin.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani permasalahan kesehatan masyarakat. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan aparat desa, pemerintah daerah ingin menciptakan ekosistem pendukung yang kuat bagi posyandu. Hasilnya diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan meningkatkan angka kunjungan posyandu secara signifikan dalam jangka waktu tiga tahun ke depan.

Pemkab Konsel menegaskan bahwa penguatan posyandu bukan sekadar program, melainkan bagian dari komitmen strategis dalam menyejahterakan masyarakat. Dengan pendekatan sistemik dan partisipatif, pemerintah berharap posyandu mampu menjadi ujung tombak pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya