Pemkot Kendari Siapkan Sistem Digital untuk Layanan Publik
Pemerintah Kota Kendari meluncurkan platform digital terintegrasi guna mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan transparansi administrasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 11.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Kendari resmi meluncurkan sistem layanan publik berbasis digital yang dirancang untuk mempercepat proses administrasi dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah. Sistem ini mengintegrasikan sejumlah layanan dasar seperti perizinan, pengaduan masyarakat, serta pengelolaan data kependudukan dalam satu aplikasi terpusat. Dengan teknologi ini, warga dapat mengakses layanan secara daring tanpa perlu datang ke kantor secara fisik.
Pemkot menyatakan bahwa inisiatif ini bagian dari komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan responsif. Dalam tahap awal, sebanyak 14 layanan dasar telah terintegrasi, termasuk pengurusan izin usaha mikro, pengaduan lingkungan, serta pendaftaran kelahiran. Aplikasi ini telah diuji coba selama tiga bulan di lima kecamatan dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam waktu penyelesaian layanan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari menjelaskan bahwa sistem ini dilengkapi dengan fitur pelacakan real-time dan notifikasi otomatis agar transparansi pelayanan tetap terjaga. “Setiap permohonan memiliki nomor antrian digital yang bisa diakses kapan saja, sehingga masyarakat bisa memantau proses tanpa perlu menelpon atau datang berkali-kali,” ujar dia. Data internal menunjukkan bahwa rata-rata waktu penyelesaian layanan turun hingga 60 persen dibandingkan sistem sebelumnya.
Dengan peluncuran ini, Pemkot Kendari menargetkan penerapan penuh sistem digital di seluruh unit kerja pemerintahan pada akhir tahun ini. Program ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan indeks keterbukaan informasi publik yang diklaim mampu mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


