Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penembakan di Gereja Karak, 7 Tewas dan 10 Luka

Tujuh orang tewas dan sepuluh lainnya luka-luka dalam insiden penembakan di gereja saat upacara pemakaman di Karak, Yordania, pada Jumat (23/10).

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 28x dibuka
Penembakan di Gereja Karak, 7 Tewas dan 10 Luka📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Insiden penembakan massal terjadi di sebuah gereja di kota Hmood, wilayah Karak, Yordania, pada Jumat (23/10), saat sedang berlangsung upacara pemakaman. Peristiwa yang terjadi di tengah aktivitas keagamaan ini menewaskan tujuh orang dan melukai sepuluh lainnya. Kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa penyerangan dilakukan oleh beberapa pelaku yang tiba dengan mobil dan langsung menembakkan senjata api ke dalam bangunan gereja.

Menurut keterangan saksi yang berbicara kepada stasiun televisi Al Mamlaka, salah satu pelaku membawa senapan jenis AK-47, dan aksi penembakan berlangsung selama beberapa menit sebelum pelaku melarikan diri. Lokasi kejadian berada di kawasan yang mayoritas penduduknya beragama Kristen, menambah ketegangan di wilayah tersebut. Kepolisian Yordania kini tengah memburu pelaku yang masih buron.

Pihak keamanan publik Yordania menyatakan bahwa operasi pengejaran dan penyelidikan sedang berlangsung secara intensif. Juru bicara pemerintah, Mohammad Al Momani, mengonfirmasi bahwa pasukan keamanan telah dikerahkan untuk menindaklanjuti insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak berwenang terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi mata guna mengidentifikasi pelaku dan mencegah aksi serupa di masa depan.

Peristiwa ini menggugah keprihatinan publik terhadap keamanan tempat ibadah, terutama di daerah dengan keragaman agama. Kementerian Dalam Negeri Yordania menegaskan komitmen penuh untuk memastikan keamanan masyarakat dan melindungi tempat ibadah dari ancaman kekerasan. Insiden ini menjadi peringatan atas potensi ancaman terhadap kehidupan beragama di wilayah yang relatif damai.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya