Pengembangan Produksi Rokok Elektrik Dalam Negeri Dipercepat
Perusahaan berencana alih teknologi dan tingkatkan produksi perangkat rokok elektrik di dalam negeri demi kurangi ketergantungan impor dan tingkatkan kapasitas lokal.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - PT Delta Sukses Teknologi kini mempercepat langkah strategis dalam pengembangan kapasitas produksi perangkat rokok elektrik di dalam negeri. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari program alih teknologi yang bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor serta memperkuat ekosistem industri dalam negeri. Proses ini dilakukan melalui riset intensif dan kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi di Tanah Air.
Meskipun saat ini semua perangkat masih diproduksi di luar negeri, perusahaan menegaskan komitmen untuk memindahkan sebagian proses produksi ke dalam wilayah Indonesia dalam jangka menengah. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan akses terhadap komponen khusus dan ketergantungan pada pasokan dari negara lain. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan aktif menjalin kerja sama dengan pihak-pihak berpengalaman di sektor teknologi dan manufaktur global.
Dalam proses pengembangan, perusahaan juga memperkuat kapasitas SDM melalui program riset bersama kampus-kampus terkemuka. Kolaborasi ini tidak hanya menunjang inovasi produk, tetapi juga menumbuhkan keahlian lokal dalam bidang teknologi konsumen. Di samping itu, pengawasan ketat terhadap kualitas bahan baku hingga produk akhir diterapkan secara konsisten sesuai standar industri yang berlaku.
Perusahaan terus memperbarui portofolio produk sejak peluncuran pertama kali pada Oktober 2024, dengan fokus pada konsistensi kualitas, ekspansi jaringan distribusi resmi, serta respons cepat terhadap tren pasar dan perubahan preferensi konsumen. Inovasi produk dilakukan secara berkelanjutan, mengikuti perkembangan regulasi dan kebutuhan pasar yang dinamis, sekaligus menjaga kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Paus Sperma Betina Terdampar di Ternate Ditangani Tim KKP
Paus sperma betina berukuran 9,8 meter yang terdampar di Pantai Afe-Taduma, Ternate, ditangani KKP bersama pemda dan masyarakat, lalu dikuburkan sesuai prosedur.
25 September 2026

PDIP Usulkan Ambang Batas 6 Persen dan Pemilu Terpisah
PDIP mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen menjadi 6 persen dan pemisahan Pileg dengan Pilpres untuk meningkatkan efektivitas sistem demokrasi dan kembali menekankan peran legislatif.
25 September 2026
Menko Yusril Buka Akses Media Pantau Fasilitas Lapas Cibinong
Menteri Koordinator Hukum dan HAM mempersilakan media memverifikasi langsung klaim fasilitas mewah di Lapas Cibinong pasca-sidak Ombudsman.
25 September 2026

PDIP Tanggapi Elektabilitas Tertinggal dari Gerindra
PDIP menanggapi hasil survei yang menempatkan Gerindra unggul jauh di posisi teratas, dengan tetap menekankan konsistensi perjuangan dan kehadiran di masyarakat.
25 September 2026
Berita Lainnya

Macklemore Gelar Tur Mandiri Dukung Palestina Pasca Didepak dari Tur Ed Sheeran
Jumat, 25 September 2026, 09.29 WITA

Pakistan Tugaskan Jenderal Pensiunan Jadi Sekjen Pertama Pakta Mekkah
Jumat, 25 September 2026, 09.12 WITA

Presiden Suriah Goda Trump dengan New Jersey dalam Pembicaraan Golan
Jumat, 25 September 2026, 09.12 WITA

Jepang Kuatkan Rantai Pasok Pertanian dengan Teknologi dan Koperasi
Jumat, 25 September 2026, 09.09 WITA

Pameran Sejarah Tibet 1987–1989 Tampilkan Kekerasan dan Perlawanan Rakyat
Jumat, 25 September 2026, 09.08 WITA

Gugatan Ijazah Gibran Di MK: Soal Konstitusi, Bukan Hanya Persyaratan Pendidikan
Jumat, 25 September 2026, 09.06 WITA

11 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Sama Angkatan dengan Wakapolda Metro Jaya
Jumat, 25 September 2026, 09.06 WITA

BaraJP Minta MK Tolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Jumat, 25 September 2026, 09.06 WITA

