Pesawat Garuda Mendarat Aman Usai Ban Pecah di Makassar
Pesawat Garuda Indonesia GA604 dengan 156 penumpang mendarat selamat di Makassar setelah mengalami pecah ban saat lepas landas dari Jakarta, dengan proses penanganan cepat dan terkoordinasi.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA604 yang berangkat dari Jakarta menuju Makassar berhasil mendarat dengan aman di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, meskipun mengalami kerusakan teknis berupa pecah ban pada salah satu roda utama saat lepas landas. Insiden ini terdeteksi oleh menara kontrol Bandara setelah pesawat melintas di wilayah udara Sulawesi Tenggara.
Pada pukul 07.00 WITA, informasi kejadian tersebut langsung diteruskan ke pihak pengelola bandara, yang segera menyiagakan seluruh unsur operasional darurat. Tim Rescue dan Kebakaran Bandara (ARFF) dikerahkan dengan melibatkan kendaraan utama seperti F1, F2, serta unit medis Nurse Tender untuk antisipasi keadaan darurat. Koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan AirNav Indonesia, SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, serta Base Rescue Lanud.
Setelah melakukan manuver fly pass sebagai prosedur keselamatan, pesawat berhasil mendarat di landasan 03 pada pukul 09.13 WITA tanpa mengalami kecelakaan. Seluruh penumpang dan awak kabin, berjumlah 156 orang, dipindahkan ke terminal utama menggunakan empat unit bus secara tertib dan aman. Proses evakuasi berjalan lancar tanpa ada korban luka maupun kepanikan.
Sebagai langkah pencegahan, landasan 03-21 ditutup sementara melalui Nota kepada Penerbangan (NOTAM) mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA. Pesawat kemudian dipindahkan ke area apron untuk penanganan teknis lebih lanjut. Tim teknik bandara melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi landasan untuk memastikan keamanan operasional kembali.
Landasan 03-21 kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA dan kembali digunakan untuk penerbangan normal. Penanganan insiden berjalan terkoordinasi dan efektif, menunjukkan kesiapan operasional bandara dalam menghadapi keadaan darurat. Semua pihak terkait menyatakan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan risiko bagi penerbangan selanjutnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


