Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pesawat Garuda Mendarat Aman Usai Ban Pecah di Makassar

Pesawat Garuda Indonesia GA604 dengan 156 penumpang mendarat selamat di Makassar setelah mengalami pecah ban saat lepas landas dari Jakarta, dengan proses penanganan cepat dan terkoordinasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 18.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pesawat Garuda Mendarat Aman Usai Ban Pecah di Makassar
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA604 yang berangkat dari Jakarta menuju Makassar berhasil mendarat dengan aman di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, meskipun mengalami kerusakan teknis berupa pecah ban pada salah satu roda utama saat lepas landas. Insiden ini terdeteksi oleh menara kontrol Bandara setelah pesawat melintas di wilayah udara Sulawesi Tenggara.

Pada pukul 07.00 WITA, informasi kejadian tersebut langsung diteruskan ke pihak pengelola bandara, yang segera menyiagakan seluruh unsur operasional darurat. Tim Rescue dan Kebakaran Bandara (ARFF) dikerahkan dengan melibatkan kendaraan utama seperti F1, F2, serta unit medis Nurse Tender untuk antisipasi keadaan darurat. Koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan AirNav Indonesia, SAR, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, serta Base Rescue Lanud.

Setelah melakukan manuver fly pass sebagai prosedur keselamatan, pesawat berhasil mendarat di landasan 03 pada pukul 09.13 WITA tanpa mengalami kecelakaan. Seluruh penumpang dan awak kabin, berjumlah 156 orang, dipindahkan ke terminal utama menggunakan empat unit bus secara tertib dan aman. Proses evakuasi berjalan lancar tanpa ada korban luka maupun kepanikan.

Sebagai langkah pencegahan, landasan 03-21 ditutup sementara melalui Nota kepada Penerbangan (NOTAM) mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA. Pesawat kemudian dipindahkan ke area apron untuk penanganan teknis lebih lanjut. Tim teknik bandara melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi landasan untuk memastikan keamanan operasional kembali.

Landasan 03-21 kembali dibuka pada pukul 10.30 WITA dan kembali digunakan untuk penerbangan normal. Penanganan insiden berjalan terkoordinasi dan efektif, menunjukkan kesiapan operasional bandara dalam menghadapi keadaan darurat. Semua pihak terkait menyatakan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan risiko bagi penerbangan selanjutnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya