Pesawat Garuda Mendarat Aman Usai Ban Pecah Saat Lepas Landas
Penerbangan GA-604 dari Jakarta ke Kendari mendarat aman di Makassar setelah ban pesawat pecah saat lepas landas, dengan seluruh penumpang selamat dan penerbangan dilanjutkan dengan pesawat pengganti.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 19.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Penerbangan GA-604 Garuda Indonesia yang bertolak dari Jakarta menuju Kendari melalui Makassar berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Kamis (3/9) pagi, setelah terjadi insiden pecah ban pada salah satu roda pendaratan saat lepas landas. Kejadian tersebut terdeteksi oleh awak pesawat yang langsung mengambil langkah darurat sesuai prosedur keselamatan penerbangan.
Pesawat jenis Boeing 737-800NG dengan registrasi PK-GFS yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 05.30 WIB mengalami indikasi gangguan teknis pada roda landasan saat berada di ketinggian rendah. Meski mengalami kendala, proses pendaratan tetap dilakukan secara terkendali dan aman, dengan waktu mendarat tepat pada pukul 09.27 WITA.
Seusai mendarat, seluruh sistem pesawat diperiksa secara menyeluruh oleh teknisi Garuda Indonesia untuk memastikan kelaikudaraan dan keamanan. Pihak maskapai menegaskan bahwa pesawat sebelumnya telah melewati pemeriksaan rutin dan dinyatakan layak terbang. Untuk meminimalisasi gangguan perjalanan penumpang, Garuda menyiapkan pesawat pengganti yang berangkat dari Makassar pukul 19.45 WITA dan tiba di Kendari pukul 20.55 WITA.
Manajemen Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang dan menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional. Service recovery telah dilakukan sesuai aturan, termasuk penanganan layanan tambahan bagi penumpang yang terdampak insiden.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Siswa Laporkan Guru karena Dugaan Pemerkosaan Berulang
Seorang mantan siswa melaporkan guru di Sulawesi Tenggara atas dugaan pemerkosaan yang terjadi selama masa sekolah, dengan korban menyebutkan 13 kali kejadian.
9 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang Nikel di Pulau Kecil, GERAK SULTRA Dukung Langkah Verifikasi
Gerakan Rakyat Anti Korupsi Sultra mendukung Kejati Sultra yang akan memverifikasi aktivitas pertambangan nikel di pulau-pulau kecil, termasuk area pasca tambang milik istri Gubernur.
9 September 2026

Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sultra Percepat Pemulihan Aset dan Tata Kelola SDA
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dan Kejati Sultra bertujuan mempercepat penertiban aset daerah dan perbaikan tata kelola sumber daya alam melalui pendekatan restoratif dan kolaboratif.
9 September 2026

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


